KabarBaik.co, Banyuwangi – PT KAI Daop 9 Jember tengah mengupgrade kapasitas rel untuk penunjang kecepatan perjalanan kereta api. Peningkatan itu ditargetkan mulai diterapkan pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2027 sehingga dapat memangkas waktu tempuh perjalanan kereta api.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, peningkatan kecepatan akan dilakukan secara bertahap di lintas Kalisat hingga Bangil. Saat ini prosesnya telah memasuki tahap finalisasi setelah pekerjaan prasarana selesai dilakukan.
“Saat ini kami mempersiapkan upgrade kecepatan di lintas Kalisat sampai Bangil. Prosesnya sudah memasuki tahap finalisasi karena prasarana sudah disiapkan dengan baik. Selanjutnya akan dilakukan uji coba dan ditargetkan mulai diberlakukan pada Gapeka 2027,” kata Cahyo di Banyuwangi, Senin (6/7).
Cahyo menjelaskan, peningkatan kapasitas jalur dilakukan melalui penggantian rel, peningkatan kualitas bantalan rel, serta penyesuaian sarana secara bertahap agar mampu mendukung kecepatan operasional yang lebih tinggi.
Menurutnya, peningkatan kecepatan tersebut diharapkan memangkas waktu tempuh seluruh perjalanan kereta api. Saat ini kecepatan operasional maksimal masih berada di kisaran 100 kilometer per jam. “Dengan peningkatan kecepatan perjalanan kereta api nantinya dapat mencapai 110 kilometer per jam,” jelasnya.
Cahyo menambahkan, peningkatan kapasitas jalur tidak hanya dilakukan pada lintas Kalisat-Bangil, tetapi juga akan dilanjutkan secara bertahap hingga jalur menuju Banyuwangi. “Pastinya semua jalur rel akan ditingkatkan kapasitasnya secara bertahap dan berkelanjutan untuk mendukung pengurangan waktu tempuh perjalanan kereta api,” ujarnya. (*)






