KabarBaik.co, Banyuwangi – Universitas Airlangga (Unair) mempercepat pembangunan gedung baru Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) di Banyuwangi sebagai upaya memperkuat pendidikan kedokteran dan kesehatan di wilayah ujung timur Pulau Jawa.
Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), yang menjadi salah satu perizinan dasar pembangunan gedung. Penyerahan dilakukan bersamaan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Unair dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Acara tersebut dihadiri Rektor Unair Prof. Dr. Muhammad Madyan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, serta jajaran pimpinan Unair.
Bupati Ipuk mengatakan, pengembangan FIKKIA menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Banyuwangi. Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
“Kehadiran perguruan tinggi, termasuk FIKKIA Unair, bukan sekadar menambah institusi pendidikan di Banyuwangi. Dari kampus ini kami berharap lahir dokter, tenaga kesehatan, ilmuwan, peneliti, dan inovator yang mampu meningkatkan layanan kesehatan sekaligus mempercepat peningkatan kualitas SDM Banyuwangi,” kata Ipuk.
Ipuk juga meminta pembangunan gedung baru tetap mengusung identitas lokal Banyuwangi melalui desain dan ornamen arsitektur khas daerah, tanpa mengesampingkan kualitas fasilitas dan sarana pendukung.
Sementara itu, Dekan FIKKIA Unair, Dr. Rahadian Indarto Susilo, mengatakan Unair terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Banyuwangi. Sejak berdiri sebagai Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) pada 2014 dan bertransformasi menjadi FIKKIA pada 2023, kampus tersebut terus berkembang, termasuk dengan dibukanya Program Studi S1 Kedokteran.
“Untuk terus meningkatkan kualitas tersebut, kami berencana membangun fasilitas gedung baru,” ujarnya.
Gedung baru akan dibangun di kampus FIKKIA Unair, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, yang saat ini digunakan untuk perkuliahan Program Studi Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Revitalisasi ditargetkan dimulai tahun ini dengan pembangunan gedung empat lantai.
“Harapannya pembangunan gedung baru FIKKIA ini segera terwujud dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Banyuwangi,” kata Rahadian. FIKKIA Unair Banyuwangi saat ini memiliki empat program studi, yakni S1 Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran Hewan, dan Akuakultur. (*)





