Kebakaran di Petemon Timur Surabaya, Satu Anak Meninggal Dunia, Kakaknya Nekat Lompat dari Lantai Dua

oleh -225 Dilihat
Petugas evakuasi korban kebakaran. (Istimewa)
Petugas evakuasi korban kebakaran. (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Sebuah rumah berlantai dua di Jalan Petemon Timur, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, dilalap si jago merah pada Senin, (22/6). Insiden ini mengakibatkan satu anak balita meninggal dunia, sementara kakaknya berhasil menyelamatkan diri dengan cara nekat.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, M. Rokhim, membenarkan kejadian tersebut. Kebakaran pertama kali dilaporkan melalui Command Center 112 pada pukul 14.17 WIB.

“Api sudah dalam kondisi besar saat petugas tiba di lokasi pada pukul 14.22 WIB. Yang terbakar hanya di bagian lantai dua rumah,” ujar Rokhim kepada wartawan.

Korban dalam kejadian ini adalah dua kakak-beradik, Aldery Ahmad Susetyo, 11 tahun, dan Kyaranissa Kamila Susetyo, 4 tahun. Dalam peristiwa mencekam itu, Aldery berusaha menyelamatkan diri dengan memecahkan kaca jendela lalu melompat keluar dari bangunan yang sudah dipenuhi asap tebal.

Akibat aksinya tersebut, Aldery menderita luka lecet di sekujur tubuh dan mengalami syok. Ia langsung mendapatkan penanganan medis dari tim kesehatan yang berada di lokasi. Namun nasib malang menimpa adiknya, Kyaranissa Kamila Susetyo, yang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut keterangan keluarga, kedua anak tersebut saat kejadian berada dalam pengasuhan ayah dan neneknya.

Proses pemadaman api tidak berjalan mulus. Petugas menghadapi kendala akses yang cukup sulit karena gang menuju lokasi hanya memiliki lebar sekitar 1,5 meter. Hal ini memaksa unit mobil pemadam harus parkir sekitar 50 meter dari titik kebakaran, sehingga selang dan peralatan harus dibawa secara manual oleh petugas.

“Api pokok berhasil dikendalikan pada pukul 14.35 WIB. Namun proses pendinginan dan pembasahan terus dilakukan hingga pukul 16.15 WIB untuk memastikan tidak ada api yang menyala kembali,” tambahnya.

Total, sebanyak 11 unit armada damkar diterjunkan dari berbagai pos di Surabaya, ditambah 5 unit rescue untuk evakuasi. Penanganan di lokasi juga melibatkan BPBD Kota Surabaya, kepolisian, Puskesmas Sawahan, Satpol PP, serta Posko Terpadu Utara Kasuari.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.