Komplotan Pencuri Sapi yang Meresahkan Warga Tutur Digulung Buser Polres Pasuruan

oleh -186 Dilihat
Anggota Satreskrim amankan pelaku curwan.
Anggota Satreskrim amankan pelaku curwan.

KabarBaik.co, Pasuruan – Tim Reskrim gabungan dari Polres Pasuruan bersama Polsek Nongkojajar akhirnya berhasil membekuk pelaku pencurian hewan yang meresahkan warga akhir-akhir ini.

Ketiga pelaku pencurian hewan sapi milik Amin warga Andonosari, Kecamatan Tutur yaitu AP, 28, dan HN, 46, keduanya merupakan warga Desa Andonosari, sedangkan PS, 28, warga Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur.

Ketiga pelaku dibekuk Satreskrim Polres Pasuruan dalam operasi penangkapan yang dilakukan pada Minggu (5/7) dini hari.

Mereka ditangkap tanpa perlawanan oleh tim gabungan Satreskrim Polres Pasuruan di kediaman para pelaku.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan warga terkait pencurian di Dusun Krajan I, Desa Andonosari, aksinya para pelaku menyasar kandang sapi milik Atim yang lokasinya berada di perkebunan dan menggondol 2 ekor sapi.

“Komplotan ini tergolong nekat. Mereka sudah menyiapkan kendaraan pikap jenis L300 untuk membawa kabur sapi hasil curian,” ujar Joko Suseno saat dikonfirmasi, Senin (6/7).

Aksi komplotan ini sebenarnya direncanakan dengan rapi saat situasi sekitar kandang sepi.

Namun nasib berkata lain, jejak mereka terungkap berkat rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di beberapa ruas jalan Desa Andonosari.

Rekaman tersebut memperlihatkan kendaraan yang digunakan pelaku saat melarikan hewan ternak curiannya.

Berbekal bukti petunjuk dari CCTV, petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku.

Atas perbuatannya, mereka dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

“Ketiga pelaku terancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” tegas Joko Suseno.

Pihak kepolisian mengimbau warga agar tetap waspada dan memperkuat sistem keamanan lingkungan (siskamling), terutama bagi peternak yang memiliki kandang di luar area pemukiman padat.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.