KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu tak bisa memungkiri semakin berkurangnya lahan perkebunan apel di wilayahnya. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu, luas lahan perkebunan apel terus menurun sejak tahun 2020 hingga 2024.
Kepala DPKP Kota Batu, Heru Yulianto mengatakan, sejak 2023, Pemkot Batu telah berupaya keras mempertahankan perkebunan apel agar tidak semakin berkurang. Meskipun banyak petani apel yang putus asa dan beralih ke tanaman jeruk dan sayuran, Pemkot Batu tetap melakukan berbagai langkah untuk mempertahankan apel Batu.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah merevitalisasi sekitar 243,5 hektare lahan apel. Selain itu, Pemkot Batu juga mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota yang mengimbau agar pengusaha hotel dan restoran ikut membranding buah apel atau olahan apel.
”Kami mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota terkait beli apel yang ditujukan ke pengusaha hotel dan restoran yang ada di Batu. Penyediaan 1 apel untuk 1 kamar hotel dan juga 1 tiket masuk pariwisata 1 apel,” kata Heru, Senin (25/8).
Heru berharap agar petani apel tetap mempertahankan kebun apel milik mereka. Terutama karena harga apel kini mulai membaik. ”Yang jelas kami terus mensosialisasikan agar petani tetap mempertahankan apel,” pungkas Heru. (*)






