Lamongan Cetak 3.162 Hafidz Muda, Upaya Bangun SDM Berkarakter di Tengah Tantangan Era Digital

oleh -426 Dilihat
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan penghargaan kepada hafidz muda. (Foto: Ist)
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan penghargaan kepada hafidz muda. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Di tengah derasnya transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan (AI), dan persaingan global yang semakin ketat, pembangunan sumber daya manusia (SDM) tak lagi hanya bertumpu pada aspek akademik. Penguatan karakter, moral, dan nilai-nilai keagamaan dinilai menjadi fondasi penting untuk menyiapkan generasi masa depan yang berdaya saing.

Komitmen tersebut tercermin dari upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mengembangkan Gerakan Lamongan Menghafal Alquran. Program ini menjadi bagian dari strategi pembangunan manusia yang menekankan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan ketahanan moral.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, daerah yang mampu melahirkan generasi unggul bukan hanya yang berhasil meningkatkan kualitas pendidikan formal, tetapi juga yang mampu menanamkan nilai dan etika sebagai bekal menghadapi perubahan zaman.

“Di tengah transformasi digital, perkembangan kecerdasan artifisial, dan kompetisi global yang semakin dinamis, daerah yang maju adalah yang mampu menyiapkan generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus kokoh dalam nilai dan etika,” ujar Yuhronur.

Menurut dia, gerakan penguatan budaya Alquran merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan SDM unggul yang berkarakter. Program tersebut juga menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah melalui program Lamongan Nyantri dan Perintis.

Pemerintah Kabupaten Lamongan menilai pembangunan berkelanjutan tidak cukup hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur. Pembangunan manusia, terutama pembentukan karakter generasi muda, menjadi faktor penentu dalam menjaga kualitas kehidupan sosial masyarakat.

Hal itu, kata Yuhronur, tercermin dari capaian Indeks Kesalehan Sosial Lamongan yang mencapai 89,88. Angka tersebut menunjukkan kuatnya budaya belajar, kepedulian sosial, dan nilai-nilai moral yang berkembang di masyarakat.

Ke depan, penguatan gerakan Qur’ani di Lamongan diarahkan tidak hanya pada aktivitas menghafal, tetapi juga pengembangan ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan platform digital, penguatan budaya literasi, serta perluasan kolaborasi menjadi bagian dari strategi untuk menjaga relevansi program tersebut di era modern.

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Lamongan Moh. Nalikan mengatakan, gerakan tersebut merupakan upaya bersama pemerintah daerah dan LPTQ dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Alquran, mulai dari membaca, mempelajari, memahami, hingga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pada 2026, sebanyak 7.890 peserta mengikuti ujian tahfidz yang berlangsung sejak Januari hingga April. Dari jumlah tersebut, 6.168 peserta dinyatakan lulus sesuai standar yang ditetapkan.

Selanjutnya, dilakukan seleksi lanjutan untuk menentukan peserta dengan capaian terbaik. Hasilnya, sebanyak 3.162 hafidz dan hafidzah memperoleh predikat sangat baik atau kategori mumtaz. Dari jumlah tersebut, 64 peserta meraih predikat mumtaz istimewa dengan nilai antara 98 hingga 100.

Capaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya ekosistem pendidikan berbasis nilai keagamaan di Lamongan. Di tengah tantangan disrupsi teknologi dan perubahan sosial yang cepat, penguatan karakter melalui pendidikan Alquran dinilai menjadi salah satu modal penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang tangguh dan berintegritas.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.