KabarBaik.co, Jombang – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda (GP) Ansor diwarnai kegiatan napak tilas sejarah para pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Sebanyak 250 peserta mengikuti gowes sejauh 130 kilometer dari Bangkalan, Madura, menuju Jombang.
Kegiatan bertajuk Satukan Energi Pemuda Indonesia ini dimulai dari Bangkalan dan finis di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Minggu (26/4) malam. Selain berolahraga, kegiatan ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap para muassis NU.
Rute yang ditempuh menghubungkan dua titik penting, yakni makam Syaikhona Kholil di Bangkalan dan makam KH Wahab Hasbullah di Jombang. Para peserta terlebih dahulu melakukan ziarah di makam Syaikhona Kholil sebelum memulai perjalanan.
Penanggung jawab kegiatan bersepeda PP GP Ansor, Afendi, mengatakan ziarah menjadi bagian penting untuk memperkuat spiritual peserta. “Kegiatan ini diawali dengan ziarah agar peserta mendapatkan penguatan spiritual sekaligus meneladani para muassis NU,” ujar Afendi, Senin (27/4).
Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari berbagai kalangan, mulai kader Ansor, kiai, komunitas sepeda, hingga perwakilan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) sebagai simbol kebersamaan lintas organisasi.
Perjalanan tidak mudah. Selain menempuh jarak jauh, rombongan juga sempat diguyur hujan di sejumlah titik. Dari total peserta, sekitar 40 orang berhasil menuntaskan rute hingga mendekati garis akhir di Jombang.
Sepanjang perjalanan, peserta melintasi sejumlah wilayah seperti Surabaya, Gresik, dan Mojokerto. Panitia menyiapkan enam pos utama dan enam pos bayangan guna mendukung kelancaran kegiatan.
Di Jombang, penyambutan dilakukan oleh GP Ansor setempat. Ketua PC GP Ansor Jombang, Taufiqi Fakkarudin Assilahi atau Gus Fiqi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi sejak awal dengan panitia pusat.
“Ada sekitar 100 anggota GP Ansor Kabupaten Jombang yang dikerahkan untuk menyambut sekaligus mengawal rombongan hingga garis finis di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas,” katanya. Rombongan berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba sekitar pukul 19.55 WIB, dengan total waktu tempuh kurang lebih 14 jam.
Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan bentuk refleksi perjuangan para pendiri NU. “Sepeda hanyalah sarana. Intinya adalah ziarah dan napak tilas perjuangan para muassis NU,” ujarnya.
Kegiatan gowes napak tilas ini merupakan agenda tahunan PP GP Ansor yang kini memasuki tahun keempat. Jarak tempuhnya pun terus meningkat, dari 92 kilometer, 98 kilometer, hingga kini mencapai 130 kilometer, sejalan dengan tema Bersatu, Berperan untuk Negeri. (*)








