Nestapa ODGJ di Gresik Hamil Diperkosa Anak Punk, Berakhir Ketemu Polisi Baik

oleh -608 Dilihat
f014a230 5092 41e7 8c65 1916a5bf6383
Ipda Purnomo bertemu KA, seorang ODGJ di wilayah Kabupaten Gresik yang ditemukan dalam kondisi hamil. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Malang nian nasib KA. Seorang perempuan dengan riwayat keterbelakangan mental atau Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kabupaten Gresik. Dia ditemukan polisi dalam keadaan hamil enam bulan.

Usut punya usut, kenestapaan yang dialami KA ini akibat perbuatan bejat anak punk. Perempuan berusia 33 tahun ini diperkosa berkali-kali oleh anak jalanan di kawasan Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik.

Kisah pilu KA kali pertama diketahui oleh Ipda Purnomo, Ketua Yayasan Berkas Bersinar Abadi. Sekaligus anggota Polres Lamongan yang selama ini dikenal sebagai Polisi Baik.

Pekan lalu, Ipda Purnomo melakukan perjalanan ke Kota Pudak. Keseharian Purnomo yang memang merawat ratusan ODGJ membuatnya peka dengan sekitar.

“Saat melintas di Jalan Raya Duduksampeyan, saya melihat korban (KA) duduk di tepi jalan. Kondisi lemas dan terlantar,” ujar Purnomo kepada awak media, baru-baru ini.

Kendati mengalami keterbelakangan mental, ternyata KA masih bisa diajak berinteraksi. Kepada Purnomo korban mengaku sedang berbadan dua. Kehamilannya ini akibat korban digagahi seorang pria.

Kejadiannya sekitar enam bulan yang lalu. Saat itu korban sedang beristirahat di teras ruko pada malam hari. “Korban mengaku didatangi seorang anak punk. Lalu dipaksa untuk berhubungan badan,” cerita Purnomo.

Tidak hanya dirudapaksa, korban sempat mengalami kekerasan fisik pada leher dan punggungnya. Peristiwa tersebut terjadi setidaknya hingga 3 malam berturut-turut. Kondisi korban membuatnya tidak mampu melawan aksi bejat pelaku.

Pada aksi yang ketiga, perbuatan anak punk itu diketahui oleh petugas keamanan ruko. Sayangnya, berandalan tersebut berhasil kabur melarikan diri. “Tidak berani datang kembali, namun korban terlanjur hamil tanpa ada yang menemani,” beber Purnomo.

Pihaknya pun membawa korban untuk menjalani pemeriksaan di RSUD Ibnu Sina. Hasilnya, Kani mengandung anak perempuan dengan kondisi janin yang sehat. “Pihak rumah sakit menggratiskan biaya perawatan hingga proses bersalin. Semoga bisa lahir dengan lancar dan sehat,” harap Purnomo.

Usai bertemu Polisi Baik, KA pun sempat terharu atas perhatian yang diberikan. Meski memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi, dia berharap bisa merawat putrinya hingga dewasa. “Ingin tinggal di pondok Pak Purnomo, biar anak saya bisa jadi dokter,” ungkapnya lirih. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.