KabarBaik.co – Polres Jombang terus mendalami kasus pencurian handphone yang dialami seorang pedagang es teh di Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander memastikan pihaknya telah turun ke lokasi kejadian dan tengah mengumpulkan keterangan tambahan dari korban dan sejumlah saksi.
“Kami masih cek TKP, kami juga masih memintai keterangan korban untuk memperjelas bagaimana kronologinya,” ujar Dimas, Selasa (25/11).
Dimas menjelaskan pendalaman terhadap keterangan korban menjadi langkah penting untuk menentukan arah penyelidikan selanjutnya.
Ia turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan karena pelaku penipuan maupun pencurian kerap menggunakan berbagai modus untuk mengelabui korban.
“Kami tetap mengimbau masyarakat jangan mudah percaya, karena bagaimanapun seseorang yang dengan psikologi ingin menipu pasti menggunakan berbagai macam cara,” tegasnya.
Terkait perkembangan penyelidikan, pihak kepolisian kini fokus mengolah informasi dari korban sekaligus menelusuri arah pelarian pelaku.
“Sejauh ini kami cek dulu dari keterangan korban. Nanti pengembangannya dari kronologi bagaimana, pelaku lari ke mana, dan sebagainya,” jelas Dimas.
Saat disinggung soal bukti rekaman tambahan, Dimas menyebut sementara ini polisi hanya mengandalkan rekaman CCTV dari lapak es teh tempat korban bekerja.
Rekaman tersebut memperlihatkan dengan cukup jelas wajah pria yang mengaku sebagai intel sebelum membawa kabur handphone korban.
“Sementara dari CCTV yang dari lapak es teh itu ya,” ucapnya.
Polres Jombang menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan hingga pelaku berhasil ditangkap.
“Jadi sementara kita dalami dulu TKP dan keterangan korban. Setelah itu baru kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Dimas.
Masyarakat juga diminta berhati-hati jika didatangi orang tak dikenal yang mengaku memiliki jabatan tertentu. (*)







