Sekda Jombang Jenguk Korban Truk Rem Blong di Jogoroto, Santunan Segera Disalurkan

oleh -150 Dilihat
Sekda Jombang Agus Purnomo saat menjenguk korban kecelakaan maut di RSUD Jombang.(istimewa)
Sekda Jombang Agus Purnomo saat menjenguk korban kecelakaan maut di RSUD Jombang.(istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang Agus Purnomo menjenguk para korban kecelakaan maut yang terjadi di jalur arteri nasional Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Rabu (22/7). Dalam kunjungannya ke Paviliun RSUD Jombang, Agus juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia.

Agus mengatakan, korban kecelakaan saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Jombang, RSU dr. Moedjito, serta beberapa rumah sakit lainnya.

“Korban dirawat di beberapa rumah sakit, di antaranya RSUD Jombang, RSU dr. Moedjito, dan beberapa rumah sakit lainnya,” ujar Agus.

Berdasarkan informasi sementara, kecelakaan terjadi saat arus lalu lintas pagi sedang padat. Banyak karyawan diketahui tengah menuju tempat kerja, termasuk kawasan pabrik di sekitar lokasi kejadian.

“Posisinya kebetulan karyawan mau masuk pabrik Pei Hai, kemudian ada kendaraan yang remnya blong sehingga tidak bisa menghindar,” katanya.

Agus menyebut dua korban meninggal dunia berasal dari Kecamatan Peterongan dan Kecamatan Tembelang. Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, ia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.

Pemkab Jombang juga telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan agar santunan bagi keluarga korban meninggal dunia dapat segera disalurkan.

“Atas nama Pemkab Jombang kami mengucapkan belasungkawa. Target kami paling lambat hari Jumat santunan sudah bisa diserahkan kepada keluarga korban,” ucapnya.

Ia berharap keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

Sementara itu, saksi mata bernama Maun menuturkan kecelakaan bermula saat kendaraan mengantre di tengah kepadatan arus lalu lintas pagi.

“Truk melaju dari arah timur ke barat. Tiba-tiba diduga remnya tidak berfungsi lalu menabrak motor-motor yang sedang antre,” katanya.

Berdasarkan data kepolisian, truk box Hino bernomor polisi B 9188 PEU yang dikemudikan ABD, 24, warga Kabupaten Lebak, Banten, melaju dari arah timur ke barat. Diduga mengalami rem blong, truk menabrak tiga sepeda motor yang berhenti, kemudian oleng ke kiri dan menghantam empat pejalan kaki.

Akibat kejadian itu, dua korban meninggal dunia yakni MS, 26, penumpang Honda Vario asal Kecamatan Peterongan, serta DM, 23, pejalan kaki asal Kecamatan Tembelang.

Sementara enam korban lainnya mengalami luka-luka, yakni pengendara Honda Vario EP, 32, pengendara Yamaha Vega R SBR, 47, pengendara Honda Beat SD, 59, serta tiga pejalan kaki berinisial R Ida, 22, SGR, 36, dan MS, 38.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M. Nurul Iman mengatakan, seluruh korban telah dievakuasi dan kendaraan yang terlibat diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

“Dua orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka. Kendaraan sudah kami amankan, sementara penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami,” ujarnya.

Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.