KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar agenda Refleksi Akhir Tahun 2025 bertajuk Setahun Berkarya, Maju Bersama Masyarakat Kabupaten Jember di Wisata Hotel Rembangan. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait, memaparkan berbagai capaian krusial selama sepuluh bulan masa kepemimpinannya, termasuk keberhasilan mencetak rekor Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta camat se-Kabupaten Jember. Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut menegaskan bahwa roda pemerintahan Jember saat ini sudah berada di jalur yang benar (on the track).
Rekor PAD dan Konektivitas Udara
Salah satu sorotan utama dalam paparan Bupati adalah keberhasilan PAD Jember yang berhasil menembus angka Rp1 triliun. Pencapaian ini disebut sebagai sejarah baru sejak dimulainya era otonomi daerah pada tahun 1999.
“Pecahnya angka psikologis PAD Rp1 triliun ini adalah bukti nyata bahwa potensi daerah Jember sangat besar dan mampu dikelola secara optimal. Target ini bahkan berhasil kita raih satu tahun lebih cepat dari proyeksi awal di 2026,” ujar Gus Fawait, Kamis (1/1).
Di sektor konektivitas, Gus Fawait juga memamerkan kembali aktifnya Bandara Jember yang kini melayani rute Jakarta dan Bali. Langkah ini dinilai strategis dalam membuka akses bagi dunia usaha serta mempercepat koordinasi dengan pemerintah pusat.
Selain sektor ekonomi, Gus Fawait menekankan lompatan besar dalam pelayanan publik melalui, Universal Health Coverage (UHC), kesejahteraan Guru Ngaji dan Beasiswa Pendidikan bagi lebih dari 7.000 mahasiswa yang mencakup UKT hingga biaya hidup.
“Kami tidak ingin ada putra-putri Jember yang berhenti kuliah hanya karena kendala biaya. Pendidikan adalah kunci perubahan,” tegasnya.
Meski telah meraih 44 penghargaan di berbagai bidang selama 10 bulan terakhir, Gus Fawait tidak ingin cepat puas. Menyongsong tahun 2026, Pemkab Jember akan memprioritaskan penataan birokrasi agar lebih efektif dan sinergis.
Di bidang infrastruktur, fokus utama akan diarahkan pada penguraian kemacetan, termasuk rencana ambisius pembangunan jalan layang (flyover) untuk mendukung mobilitas ekonomi.
Misi Menurunkan Angka Kemiskinan
Sebagai sasaran pamungkas, Bupati Fawait menegaskan komitmennya untuk memutus tren kemiskinan tinggi yang telah bertahan selama satu dekade di Jember. Target utamanya adalah menurunkan jumlah warga miskin hingga di bawah angka 200.000 jiwa.
“Seluruh program ini bermuara pada satu tujuan: membawa Jember keluar dari jerat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata,” tutupnya. (*)






