Sigap Awal Tahun, PLN UIT JBM Tuntaskan Dua Hotspot di Surabaya dan Malang

oleh -43 Dilihat
pln 1
PLN UIT JBM berhasil menangani dua titik hotspot yang terdeteksi di wilayah Surabaya dan Malang, sehingga keandalan sistem transmisi tetap terjaga.

KabarBaik.co – Mengawali tahun 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Dalam waktu hampir bersamaan, PLN UIT JBM berhasil menangani dua titik hotspot yang terdeteksi di wilayah Surabaya dan Malang, sehingga keandalan sistem transmisi tetap terjaga.

Dua hotspot tersebut masing-masing ditemukan di Gardu Induk (GI) 150 kV Kalisari, Surabaya, serta pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pakis–Purwosari #2 Tower 133 di wilayah Malang. Penanganan cepat dilakukan untuk mencegah potensi gangguan yang dapat berdampak pada kontinuitas pasokan listrik.

Hotspot merupakan kondisi kritis dalam sistem kelistrikan, ditandai dengan meningkatnya suhu peralatan akibat aliran arus listrik yang tidak optimal. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi menimbulkan rugi daya, mempercepat penurunan kualitas peralatan, bahkan mengganggu keandalan sistem transmisi secara menyeluruh.

Di Surabaya, tim PLN UIT JBM bergerak cepat menindaklanjuti hasil inspeksi yang mengindikasikan adanya hotspot pada sambungan konduktor di GI 150 kV Kalisari. Sebanyak 15 personel dikerahkan untuk melakukan perbaikan sekaligus penggantian konduktor pada sisi Current Transformer (CT) menuju Disconnecting Switch (DS) Line bay Sukolilo 1. Seluruh pekerjaan berhasil diselesaikan pada Senin, 12 Januari 2026.

Proses perbaikan dilakukan dengan menerapkan prosedur kerja yang ketat dan pengawasan menyeluruh, serta mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sesuai standar yang berlaku. Langkah ini menjadi krusial untuk memastikan peralatan kembali beroperasi normal tanpa mengganggu penyaluran tenaga listrik kepada masyarakat.

Sementara itu, di wilayah Malang, PLN UIT JBM juga melakukan perbaikan hotspot pada konduktor jumper SUTT 150 kV Pakis–Purwosari #2 Tower 133. Hotspot terdeteksi pada konduktor jumper fasa tengah arah tower besar yang berpotensi memengaruhi stabilitas dan keandalan sistem transmisi. Melalui pekerjaan pemeliharaan yang terencana dan terukur, potensi gangguan tersebut berhasil dieliminasi.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa respons cepat terhadap setiap indikasi anomali merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem transmisi, khususnya di awal tahun 2026.

“Keandalan sistem transmisi adalah fondasi utama bagi kontinuitas pasokan listrik. Setiap indikasi gangguan, termasuk hotspot, harus segera ditangani agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Kami memastikan seluruh pekerjaan dilakukan secara profesional, aman, dan sesuai standar operasional,” ujar Ika, Rabu (14/1).

Ia menambahkan, kesiapsiagaan insan PLN tidak hanya ditujukan untuk menjaga keandalan peralatan, tetapi juga memastikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat Jawa Timur dan Bali tetap optimal.

“Ini adalah wujud komitmen PLN UIT JBM untuk terus hadir menjaga terang, mendukung aktivitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.

Dengan tuntasnya penanganan dua titik hotspot tersebut, PLN UIT JBM memastikan sistem transmisi tetap dalam kondisi prima sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mengedepankan keandalan, keselamatan, dan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.