KabarBaik.co – Turnamen sepak bola antar kampung (Tarkam) di Kabupaten Gresik memakan korban luka hingga berujung ricuh. Tragedi nahas itu mengakibatkan mantan pemain Gresik United patah kakinya.
Informasi yang dihimpun, turnamen tarkam itu berlangsung di Lapangan Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Pertandingan antara Persido Sidowungu melawan BMW Waru Gunung.
Tragedi cukup mengerikan itu bermula saat pemain belakang Persido bernama Ilham Ramadhani berniat membuang bola. Sekuat tenaga tentunya. Saat bersamaan pemain BMW Waru Gunung berposisi penyerang Supaham datang memasang kaki.
Akhirnya benturan antara dua pemain tersebut tidak terhindarkan. Kaki adu kaki. Saking kerasnya benturan hingga membuat Ilham mengalami patah tulang kaki kanan.
Tidak berhenti di situ, tragedi lain berlanjut. Kontak fisik Ilham dan Supaham memicu cekcok antar pemain kedua tim. Puncaknya disusul suporter Persido masuk ke dalam lapangan karena melihat Ilham mengalami patah kaki kanan. Percahlah kericuhan.
Sekedar diketahui, Supaham dan Ilham sama-sama pernah bermain di liga profesional. Supaham pernah membel Persebaya Surabaya, Persekabpas Pasuruan, Persija Jakarta hingga Persipro Probolinggo.
Sementara Ilham adalah pemain muda berusia 20 tahun yang masih aktif bermain. Terakhir kali, ia memperkuat Gresik United pada musim lalu. Tahun ini ia dikontrak Persikas Subang, namun dipastikan batal.
Usai peristiwa nahas itu, Ilham menjalani perawatan medis di RSUD Ibnu Sina. “Long ball mau clearance (sapuan) bola, dari samping benturan dengan Supaham.
Menyebabkan patah tulang kaki sebelah kanan,” kata Ilham kepada awak media saat ditemui di rumah sakit, Minggu (21/7).
Pemuda 20 tahun itu masih terkulai lebas, terbaring di atas ranjang rumah sakit. Kaki kanannya harus mendapat penanganan khusus. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, dua tulang di kaki kanan Ilham mengalami patah.
Dijadwalkan, Ilham bakal naik ke meja operasi pekan depan. Ia berharap operasi berjalan lancar, kemudian akan diteruskan dengan terapi agar kakinya pulih kembali. Ilham sendiri bertekad menjadi tulang punggung keluarga membesarkan adiknya.
Untuk biaya pengobatan pemain muda itu juga dibantu pihak Panitia Tarkam. Termasuk pemilik tim Persido membantu pengobatan Ilham. Doa dan upaya terus dilakukan untuk kesembuhannya.(*)









