KabarBaik.co, Lombok Tengah – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 di Kabupaten Lombok Tengah memasuki fase krusial. Setelah seluruh rangkaian babak penyisihan rampung dilaksanakan, para peserta terbaik dari berbagai cabang lomba kini memasuki babak final yang digelar pada Minggu (14/6).
Penyelesaian babak penyisihan menandai berakhirnya proses seleksi ketat yang telah berlangsung selama empat hari pelaksanaan MTQ. Seluruh cabang perlombaan berhasil dituntaskan sesuai jadwal, sementara cabang Musabaqah Makalah Ilmiah Al-Qur’an (M2IQ) telah lebih dahulu menyelesaikan seluruh tahapan hingga final.
Koordinator Dewan Hakim, Prof. KH. Zaidi Abdad mengatakan, seluruh proses penilaian pada babak penyisihan berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku. “Alhamdulillah, seluruh babak penyisihan telah selesai dengan baik. Selanjutnya para finalis terbaik dari setiap cabang akan kembali tampil untuk memperebutkan posisi terbaik pada babak final,” ujarnya.
Pelaksanaan MTQ XXXI sejauh ini berlangsung tertib dan kondusif. Dewan hakim menjalankan tugas penilaian secara profesional, sementara panitia dan seluruh unsur pendukung mampu menjaga kelancaran kegiatan. Para peserta juga menunjukkan semangat kompetisi yang sehat dengan tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran, sportivitas, dan etika Qur’ani.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, H. Amir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ hingga memasuki babak penentuan.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, panitia, dewan hakim, aparat keamanan, kafilah dari seluruh kabupaten/kota, serta dukungan masyarakat Lombok Tengah sebagai tuan rumah.
“Babak penyisihan telah menghasilkan para finalis terbaik yang akan berkompetisi pada tahap akhir. Kami berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung integritas dan nilai-nilai Al-Qur’an. MTQ bukan sekadar ajang meraih prestasi, tetapi juga sarana memperkuat karakter dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” katanya.
Antusiasme masyarakat turut menjadi salah satu faktor penting yang mewarnai pelaksanaan MTQ tahun ini. Di berbagai arena lomba, warga terlihat memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan penampilan para qari, qariah, hafiz, hafizah, maupun peserta dari cabang-cabang lainnya. Kehadiran masyarakat menciptakan suasana religius yang hangat sekaligus menjadi penyemangat bagi para peserta.
Pemerintah Provinsi NTB juga menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah selaku tuan rumah, seluruh dewan hakim, panitia pelaksana, serta kafilah dari seluruh daerah di NTB yang telah bersama-sama menjaga kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan MTQ XXXI.
Dengan berakhirnya babak penyisihan, perhatian kini tertuju pada babak final yang akan mempertemukan peserta-peserta terbaik dari seluruh penjuru NTB. Selain melahirkan juara yang dipersiapkan untuk ajang yang lebih tinggi, MTQ XXXI diharapkan semakin memperkuat syiar Islam, membumikan nilai-nilai Al-Qur’an, serta membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berwawasan Qur’ani. (*)






