KabarBaik.co – Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu turun langsung ke lokasi Banjir Kali Lamong di Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, Selasa (10/6). Kedatangannya untuk menyalurkan bantun sosial (bansos) sembako untuk warga terdampak.
AKBP Rovan datang didampingi Wakapolres Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro dan pejabat utama Polres Gresik. Tampak hadir pula Kepala BPBD Gresik Sukardi dan unsur Forkopimcam Benjeng.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Gresik secara simbolis menyerahkan bansos kepada Kepala Desa (Kades) Bulurejo Imam Shofwan, yang mewakili warganya.

Usai penyerahan bantuan, rombongan meninjau langsung lokasi banjir di sepanjang Jalan Raya Benjeng dan pemukiman warga yang tergenang air.
Kades Bulurejo menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan jajaran Polres Gresik. Ia menyebut bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi warganya yang tengah menghadapi musibah.
Adapun bantuan yang disalurkan kepada warga terdampak di Desa Bulurejo meliputi telur sebanyak 6 krat, mie instan sebanyak 16 dus, tepung terigu sebanyak 9 dus, beras sebanyak 5 karung, minyak goreng sebanyak 10 dus.
Dalam keterangannya, Kapolres Gresik menyampaikan bahwa saat ini Kecamatan Benjeng menjadi prioritas penanganan karena terdapat 12 desa terdampak, dengan jumlah rumah tergenang mencapai sekitar 3.000 unit.
Sementara itu, kondisi banjir di wilayah Menganti dan Driyorejo dilaporkan mulai surut.
“Kami hadir bersama Forkopimda, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh stakeholder untuk menyalurkan bantuan serta memastikan penanganan banjir berjalan optimal. Ke depan, kami akan terus tingkatkan kolaborasi, termasuk pengaktifan dapur umum dan penyediaan makanan siap saji untuk masyarakat,” ungkap Kapolres Rovan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama dalam menjaga anak-anak agar tidak bermain di area genangan air untuk mencegah risiko terbawa arus atau terjangkit penyakit.
“Bila ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, jangan ragu menghubungi posko terdekat. Kami siap menurunkan tim SAR secepatnya,” tambahnya.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi dan kepedulian seluruh pihak dalam membantu warga yang terdampak musibah banjir, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.(*)






