KabarBaik.co, Bojonegoro– Penanganan medis terhadap para siswi korban tabrakan mobil di MTsN 1 Bojonegoro masih terus berlangsung. Dua korban dilaporkan harus menjalani tindakan operasi akibat luka serius yang diderita.
Salah satu korban, Nikmatul Lisadah, mengalami luka berat di bagian kepala serta keretakan pada tangan kanan. Ia kini menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Bojonegoro dan dijadwalkan menjalani operasi.
Kondisi Lisadah dilaporkan cukup mengkhawatirkan. Ia terus mengeluhkan pusing hebat akibat benjolan di kepala bagian kanan, serta cedera pada tulang tangan yang membutuhkan penanganan bedah segera.
Korban lain, Trisna Erigiona, juga mengalami luka serius. Trisna diketahui berada di titik benturan paling parah saat mobil Avanza hitam yang dikemudikan Nurul Komarulah, 50, menerobos area latihan pramuka di halaman sekolah.
Dalam insiden tersebut, Trisna sempat terseret hingga masuk ke kolong mobil. Akibatnya, ia mengalami cedera serius pada tulang pinggul dan juga harus menjalani operasi.
“Kondisinya memang cukup parah. Selain saya yang operasi sore ini, ada Trisna yang tadi sempat masuk ke bawah mobil untuk penyembuhan tulang pinggulnya,” ujar Lisadah.
Hingga saat ini, kedua korban masih dirawat di RS Bhayangkara Bojonegoro. Sementara itu, tiga korban lainnya yang sebelumnya menjalani perawatan telah diperbolehkan pulang. Dua siswi lain yang hanya mengalami cedera ringan berupa keseleo kini menjalani rawat jalan di rumah masing-masing.
Kepala MTsN 1 Bojonegoro, Saifuddin, membenarkan bahwa dari total lima korban, dua di antaranya harus menjalani operasi.
“Dua masuk operasi. Tiga sudah pulang,” ujar Saifuddin, Sabtu (1/5).
Ia menambahkan kedua korban yang dioperasi mengalami jenis cedera berbeda. Satu korban mengalami pergeseran tulang pinggul, sementara korban lainnya mengalami keretakan pada bagian tangan.
“Satu korban yang dioperasi pinggulnya bergeser, satunya tangannya kemungkinan retak,” jelasnya. (*)






