KabarBaik.co, Surabaya – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jatim di kantor Gubernur Jatim Jl. Pahlawan Surabaya, Senin sore (22/6). Selain silaturrahmi, pertemuan itu membicarakan program penguatan media berkualitas.
Gubernur didampingi Kabiro Adpim Setdaprov Jatim Pulung Chausar, Kabid Aplikasi Informatika Kominfo Jatim Gugi Alifrianto Wicaksono, Sedangkan Ketua JMSI Jatim Syaiful Anam didampingi Sekretaris, Bendahara, para wakil Ketua, Dewan Pembina dan Dewan Pakar.
Ketua JMSI Jatim Syaiful Anam menyatakan, audiensi dengan Gubernur bertujuan menjalin silaturahmi, mengenalkan pengurus dan menyampaikan program untuk kesejahteraan masyarakat khususnya bidang media siber.
“Selain program internal penguatan managemen media anggota JMSI Jatim, juga ekternal kerjasama pihak lain seperti pernah dilakukan dengan Dinas Kominfo Jatim mengadakan FGD cek fakta melalui aplikasi klinik hoax, sarasehan dengan Dinas Koperasi Jatim pemanfaatan media bagi pelaku UMKM” ujar Cak Anam, panggilan akrabnya.
JMSI Jatim juga pernah melakukan FGD bersama RSJ Menur membahas manajemen kesehatan mental bagi pekerja media.
“Ke depan selain program internal penguatan media, juga sinergisitas dengan berbagai pihak untuk pemanfaatan media siber berkualitas dan bermanfaat,” tambahnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyambut baik kergiatan positif seperti itu.
”Terimakasih kunjungannya di sini, terimakasih sinergisitas JMSI Jatim yang baik, bermanfaat, telah dilakukan,” kata Gubernur.
Ke depan, menurut Gubernur, penguatan sinergisitas dapat dilakukan di beberapa daerah di Jatim. Gubernur memberi contoh JMSI Malang Raya yang cukup besar. Pun di daerah lain yang ada JMSI-nya.
“Di daerah itu bisa dilakukan kegiatan sinergisitas. Jadi tidak hanya di Surabaya,” ujarnya.
Gubernur juga menyinggung pentingnya media berkualitas dikelola secara profesional. Sebab menurut Gubernur masih dijumpai media dikelola oleh orang yang bukan ahlinya sehingga memunculkan pemberitaan tidak akurat dan tidak mendidik.
Menurut Gubernur, media pers profesional akan menjadi referensi masyarakat. Karena itu Gubernur mendukung organisasi media seperti JMSI turut serta menjadikan anggotanya mengelola manajemen perusahaan dan produk jurnalistiknya menjadi sehat sesuai UU Pers.
Pada kesempatan itu, JMSI Jatim menilai Gubernur Khofifah punya komitmen kuat dan memberi kesempatan seluas-luasnya pertumbuhan media berkualitas untuk pencerahan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu JMSI Jatim memberikan penghargaan JMSI Jatim Award kategori keterbukaan media berkualitas untuk Gubernur Khofifah. (*)






