Identitas Korban Laka Maut Kontainer Patung Sapi Pandaan, 3 Tewas Asal Prigen 5 Luka-Luka

oleh -371 Dilihat
Kondisi laka lantas truk kontainer di jalan nasional Pandaan.
Kondisi laka lantas truk kontainer di jalan nasional Pandaan.

KabarBaik.co, Pasuruan – Misteri tabrakan beruntun yang dipicu oleh truk kontainer maut di jalur nasional Pandaan-Gempol, tepatnya di kawasan simpang empat Patung Sapi, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (7/7)  pagi, mulai benderang.

Pihak kepolisian resmi merilis data identitas lengkap para korban, baik korban meninggal dunia maupun luka-luka dalam insiden berdarah tersebut.

Tragedi memilukan ini melibatkan satu unit truk kontainer bernomor polisi L 9381 CK yang dikemudikan oleh Agung, 34, seorang sopir asal wilayah Simokerto, Kota Surabaya. Truk sarat muatan tersebut lepas kendali dan menghantam keras dari arah belakang lima unit sepeda motor yang tengah berhenti mengantre di lajur depan.

Dampak benturan ekstrem tersebut mengakibatkan tiga orang pengendara sepeda motor seketika mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian (TKP) akibat menderita luka fatal.

Ketiga korban tewas teridentifikasi seluruhnya merupakan warga Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Masing-masing bernama Mukhammad Khoiron, 44, warga Desa Sukolilo, serta sepasang pemuda kembar bernama Mochammad Ashif, 25, dan Mochamad Ashofi, 25, yang tercatat sebagai warga Desa Ledug. Pascadievakuasi, jenazah ketiga korban langsung dilarikan ke kamar mayat RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek.

Sementara itu, untuk data korban yang mengalami luka-luka, tercatat ada lima orang yang kini tengah mendapatkan perawatan medis intensif di sejumlah faskes terdekat.

Rinciannya, korban luka ringan menimpa Mukhammad Mulyadi, 40, warga Desa Sukolilo, Kecamatan Prigen. Selanjutnya ada Rudiyanto, 31, warga Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, yang mengalami luka ringan dan kini dirawat di RS Sahabat Pandaan. Korban luka ringan berikutnya yakni Erna Puji, 29, seorang perempuan asal Desa Pucangsari, Kecamatan Purwosari.

Adapun dua korban lainnya menderita luka cukup parah berupa patah tulang pada bagian kaki kanan. Keduanya merupakan pasangan asal Desa Candi Wates, Kecamatan Prigen, atas nama Robin Adi Saputra, 39, dan Ismiati, 38. Keduanya saat ini tengah dievakuasi dan menjalani penanganan bedah tulang di RS Abyakta.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, memaparkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lapangan, insiden kecelakaan maut ini dipicu oleh adanya kendala teknis atau trouble mendadak pada sistem pengereman armada truk kontainer saat melintasi jalur menurun.

“Laka lantas menonjol ini dipicu oleh kegagalan fungsi rem pada truk kontainer. Sang sopir mengaku tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya yang besar di saat situasi arus lalu lintas di persimpangan Patung Sapi sedang sangat ramai, sehingga langsung menyapu lima motor di depannya,” terang Iptu Joko Suseno saat memberikan konfirmasi resmi.

Hingga berita ini diunggah, jajaran Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Pasuruan dilaporkan masih terus melakukan olah TKP lanjutan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi guna membedah penyebab pasti kecelakaan.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan penuh. Kami sedang memeriksa saksi-saksi di lapangan, dan selanjutnya akan menjadwalkan pemeriksaan mendalam terhadap sopir truk kontainer yang bersangkutan guna menentukan status hukumnya,” pungkas Iptu Joko Suseno.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.