Kakek 68 Tahun Tewas Tertemper Kereta Api Gajayana di Blitar

oleh -139 Dilihat
48caba15 fa04 49f4 bf6b ac00b4860ffb
Korban sebelum dievakuasi. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Seorang pria lansia berusia 68 tahun berinisial SW ditemukan tewas setelah tertemper Kereta Api Gajayana di emplasemen Stasiun Pohgajih, tepatnya di wesel 2, Dusun Soponyono, Desa Pohgajih, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Selasa (18/2) pagi.

Kejadian ini pertama kali diketahui sekitar pukul 06.18 WIB ketika petugas keamanan stasiun mendapat informasi dari masinis KA Gajayana No. 36 bahwa ada seorang pria tertemper kereta di Km 86.

Saksi pertama, Tedy Pradana, kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan korban dalam keadaan sudah meninggal di sisi utara jalur rel. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Selorejo.

Tak lama berselang, petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Selorejo tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal.

Dari hasil visum luar, korban mengalami luka fatal di bagian kepala dan sejumlah tulang tubuh patah akibat benturan keras dengan kereta.

Korban diketahui bernama SW, warga Desa Sukanyar, Kecamatan Kesamben, Blitar. Ia bekerja sebagai tukang kayu dan diduga memiliki gangguan pendengaran serta mengalami demensia (pikun), yang menjadi penyebab utama kecelakaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, keluarga korban menolak otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah pun langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Kasubsi PIDM Sihumas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi, mengonfirmasi bahwa peristiwa ini murni kecelakaan.

“Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, korban memang memiliki gangguan pendengaran serta mengalami pikun. Keluarga juga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak mengajukan tuntutan,” ujar Ipda Putut.

Petugas kepolisian mengimbau masyarakat, terutama lansia atau orang dengan kondisi khusus, agar lebih berhati-hati saat berada di sekitar rel kereta api guna menghindari kejadian serupa.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.