Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Mojokerto, Sempat Dikira Kayu Hanyut

oleh -229 Dilihat
Sesosok mayat pria yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Brantas.(istimewa)
Sesosok mayat pria yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Brantas.(istimewa)

KabarBaik.co, Mojokerto – Warga Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di aliran Sungai Brantas, tepatnya di sekitar Rolak 9 Dusun Banjarmelati, Sabtu (27/6) sekitar pukul 06.30 WIB.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Sumaryono Bonang saat berada di sekitar bantaran sungai.

Awalnya, Sumaryono mengira benda yang mengapung di tengah sungai itu hanyalah sepotong kayu atau sampah yang terbawa arus.

“Saya mengira benda tersebut hanya kayu atau sampah yang hanyut,” ujarnya.

Namun, setelah diamati dari jarak yang lebih dekat, ia menyadari bahwa benda tersebut merupakan tubuh manusia. Sumaryono kemudian memberitahukan temuan itu kepada warga sekitar yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, personel Polsek Mojoanyar bersama tim identifikasi Polres Mojokerto dan petugas terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Kapolsek Mojoanyar AKP Rizal mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Brantas dan kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk dilakukan pemeriksaan medis serta proses identifikasi.

“Secara kasat mata diperkirakan korban sudah hanyut di sungai selama dua hingga tiga hari,” kata Rizal dalam keterangannya Sabtu siang.

Ia menjelaskan, pada tubuh korban ditemukan luka di bagian pelipis mata sebelah kiri. Namun, hingga kini polisi belum dapat memastikan apakah luka tersebut terjadi akibat benturan dengan bebatuan di aliran sungai atau sudah ada sebelum korban meninggal dunia.

“Saat ini penyebab luka tersebut masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Rizal menambahkan, identitas korban telah berhasil dikonfirmasi setelah pihak keluarga datang dan dikenali melalui proses identifikasi yang dilakukan Tim Inafis Polres Mojokerto.

Meski demikian, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim medis.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.