KabarBaik.co, Gresik – Sebanyak 600 paket sembako dibagikan kepada warga dan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Gresik dalam peringatan Hari Jaminan Ketahanan Pangan (HAJATAN), Rabu (15/7). Kegiatan hasil kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Petrokimia Gresik ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Penyaluran bantuan digelar di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik. Paket sembako yang dibagikan berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram.
Sebanyak 400 paket disalurkan kepada warga di sekitar perusahaan, termasuk nelayan, sedangkan 200 paket lainnya diberikan kepada pengemudi ojol. Program tersebut juga menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Petrokimia Gresik yang mengusung tema Growing the Future.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Petrokimia Gresik dalam penyelenggaraan HAJATAN. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan perusahaan harus mampu menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ini kegiatan HAJATAN Petrokimia Gresik yang memperhatikan secara sungguh-sungguh terhadap masyarakat sekitar. Ada ojek online, dan masyarakat sekitar perusahaan. Pak Daconi (Direktur Utama Petrokimia Gresik, Red) dan kawan-kawan akan selalu memperhatikan masyarakat,” ujarnya.
Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, program HAJATAN menjadi wujud komitmen perusahaan agar setiap momentum penting tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Petrokimia Gresik tidak hanya berkomitmen menjaga ketersediaan pupuk sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat. Melalui program HAJATAN ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat kepedulian kepada warga sekitar, nelayan, dan para pengemudi ojek online yang menjadi bagian dari roda perekonomian,” ujar Daconi.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Ke depan, Petrokimia Gresik akan terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tutup Daconi.
Bantuan tersebut disambut positif oleh para penerima manfaat. Asnah, warga Sukorame, Gresik, mengaku bantuan sembako sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga, terutama di tengah meningkatnya pengeluaran saat tahun ajaran baru.
“Dengan adanya bantuan ini, pengeluaran keluarga kami sangat terbantu. Semoga Petrokimia Gresik dan Kemenko Pangan semakin maju, sehingga kebermanfaatan yang diberikan untuk masyarakat semakin besar lagi,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Muhammad Ilham Soleh, pengemudi ojol asal Kecamatan Bungah. Ia menilai bantuan sembako membuat sebagian pendapatannya dapat dialokasikan untuk kebutuhan keluarga lainnya.
“Biasanya pendapatan kami habis untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Sekarang sembako sudah ada, jadi penghasilan bisa lebih utuh dibawa pulang. Semoga program seperti ini semakin sering dilaksanakan,” ujarnya.(*)








