Nestapa Petani Jagung di Bima: Panen Melimpah, Harga Anjlok

oleh -320 Dilihat
Panen raya jagung di Bima.
Panen raya jagung di Bima.

KabarBaik.co, Bima — Petani jagung di Kabupaten Bima tengah menikmati panen raya dengan hasil melimpah. Produksi bahkan mencapai 8 ton pipil kering per hektare di sejumlah wilayah.

Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama karena harga jual di tingkat petani justru anjlok.

Rendahnya daya serap Perum Bulog disebut menjadi salah satu penyebab utama. Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan gudang penampungan serta minimnya mesin pengering (dryer) milik pemerintah.

“Hasil panen melimpah, tapi harga anjlok. Bulog lambat menyerap, sementara tengkulak memainkan harga di bawah HPP,” ujar Ramli Ram, perwakilan kelompok tani di Bima, Jumat (17/4).

Di lapangan, gudang-gudang penampungan lokal terlihat belum optimal menyerap hasil panen. Sementara itu, jagung petani banyak memiliki kadar air tinggi yang menjadi kendala teknis dalam proses penyerapan.

Ramli menegaskan, petani berharap Bulog segera mengambil langkah konkret, terutama di masa panen raya agar harga tidak terus tertekan.

“Kami minta Bulog mematuhi HPP, khususnya untuk kadar air 14 persen di kisaran Rp 5.050 hingga Rp 5.100 per kilogram,” katanya.

Ironisnya, sebagian besar hasil panen justru diserap oleh perusahaan non-Bulog dengan harga rendah, sekitar Rp 5.050 per kilogram.

Petani juga menyoroti minimnya volume penyerapan. Saat ini, penyerapan disebut hanya sekitar 100 ton per minggu, jauh dari kebutuhan di tengah lonjakan produksi.

“Kami minta penyerapan ditingkatkan, bukan 100 ton per minggu, tapi bisa mencapai 1.000 ton dengan pembongkaran 25 sampai 30 unit per hari,” tegas Ramli.

Petani mendesak adanya intervensi cepat dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, agar hasil panen tidak terbuang sia-sia dan harga kembali stabil.

Sementara itu, Kepala Bulog Bima Alfan Ghazali saat dihubungi belum memberikan keterangan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.