KOMPAS.com – Dumptruk bermuatan batu urukan (pedel) terguling dan menimpa pagar rumah warga di Jalan Raya Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Selasa (14/7) pagi. Akibat kejadian tersebut, pagar rumah milik warga bernama Chakim hancur tertimbun material batu. Kerugian materiil yang ditaksir mencapai belasan juta rupiah.
Kapolsek Sidayu Iptu Suharto menjelaskan, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 09.25 WIB. Melibatkan satu unit dumptruk berwarna hijau dengan nomor polisi B-9330-TIW yang dikemudikan oleh Bruno Ria Longa, pria asal Boroga, Kecamatan Faobata, Kabupaten Ngada.
Peristiwa bermula saat dumptruk yang sarat muatan batu pedel tersebut tengah melintas di Jalan Raya Desa Asempapak. Saat mencoba menepi di pinggir jalan, tepat di depan rumah milik Chakim, truk tiba-tiba kehilangan keseimbangan.
Truk berukuran besar tersebut langsung terguling ke arah timur. Nahas, seluruh muatan batu urukan yang dibawa dumptruk tumpah ruah dan langsung menghantam pagar rumah warga hingga roboh dan hancur.
“Truk terguling ke arah timur dan material batu urukan menimpa pagar rumah milik saudara Chakim hingga rusak dan hancur,” kata Suharto dalam keterangannya, Selasa (14/7).
Pihak memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian kecelakaan tunggal ini. Pengemudi dumptruk dilaporkan selamat dalam kondisi sehat.
Meski demikian, dampak kerusakan fisik pada fasilitas rumah warga cukup signifikan. Total kerugian materiil akibat robohnya pagar rumah tersebut diperkirakan mencapai Rp 15.000.000.
Pasca-kejadian, anggota Polsek Sidayu langsung bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kepolisian segera mengamankan barang bukti di lokasi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata untuk penyelidikan lebih lanjut.(*)






