KabarBaik.co, Bojonegoro – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga menargetkan pembangunan 76 jembatan sepanjang tahun 2026. Jumlah tersebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 262 jembatan dan tersebar di 28 kecamatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan tata Ruang Bojonegoro Chusaifi Ivan Rachmanto mengatakan berkurangnya jumlah pembangunan jembatan pada tahun ini dikarenakan penyesuaian anggaran yang tersedia.
“Tahun ini melalui APBD 2026 terdapat 76 jembatan yang akan dibangun dan tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro,” ujar Ivan, Sabtu (4/7).
Menurut Ivan, kondisi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya menjadi keuntungan tersendiri bagi pelaksanaan proyek pembangunan jembatan. Cuaca yang relatif stabil dinilai dapat memperlancar proses konstruksi di lapangan.
“Kami sudah memulai beberapa pekerjaan sejak Mei lalu, namun sebagian besar proyek pembangunan jembatan mulai dikerjakan pada Juli ini,” jelasnya.
Ia menambahkan seluruh proyek pembangunan jembatan tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. Pemkab Bojonegoro berharap keberadaan jembatan-jembatan baru dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.
Selain itu, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan memperlancar akses transportasi untuk berbagai aktivitas sehari-hari. (*)






