Pupuk Indonesia Sukses Dongkrak Hasil Panen Padi di Kulon Progo Lewat Demplot Pemupukan Berimbang

oleh -150 Dilihat
Edukasi pemupukan berimbang oleh Pupuk Indonesia kepada petani di Kulon Progo.
Edukasi pemupukan berimbang oleh Pupuk Indonesia kepada petani di Kulon Progo. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Kulon Progo – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus mendorong petani di berbagai daerah untuk menerapkan pemupukan berimbang. Metode ini terbukti menghasilkan produktivitas 8 ton per hektare pada lahan padi di Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Regional CEO Regional 2 Pupuk Indonesia Muhammad Ihwan F. mengatakan, hasil panen tersebut menjadi bukti pemupukan berimbang menggunakan produk-produk Pupuk Indonesia, mampu berdampak langsung pada produktivitas dan menandakan kualitas produk tersebut terjaga dengan baik.

“Kami ingin memberikan edukasi sekaligus pembuktian langsung kepada petani mengenai pentingnya pemupukan berimbang. Pada kegiatan ini dilakukan demplot pemupukan berimbang dengan dosis pemupukan 500 kg Petroganik, 300 kg/ha Phonska serta 200 kg/ha Urea,” ungkap Ihwan dalam keterangannya, Rabu (17/6).

Berdasarkan hasil ubinan, lanjut Ihwan, lahan percontohan yang menerapkan metode pemupukan berimbang menghasilkan produktivitas sebesar 8,288 ton per hektare. Lebih lanjut Ihwan menyampaikan bahwa hasil ini menunjukkan penerapan pemupukan berimbang mampu memberikan hasil yang optimal sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk.

Produktivitas yang dicapai pada kedua perlakuan berada pada tingkat yang sangat baik dan menunjukkan bahwa rekomendasi pemupukan yang tepat mampu mendukung pertumbuhan tanaman secara maksimal.

Ihwan mengatakan peningkatan produktivitas padi pada lahan demplot ini menjadi bukti bahwa penggunaan pupuk yang berkualitas serta didukung penerapan dosis sesuai rekomendasi dapat menghasilkan produktivitas tinggi dan berkelanjutan.

“Hasil uji coba ini memberikan keyakinan kepada petani bahwa pemupukan berimbang memberikan efek peningkatan produktivitas tanaman padi,” jelas Ihwan.

Ke depan, Ihwan mengatakan bahwa Pupuk Indonesia akan terus mendorong kegiatan uji coba pemupukan berimbang dan pendampingan kepada petani guna memperluas pemahaman mengenai praktik pemupukan yang tepat sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi lahan.

Upaya ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional sekaligus mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Menurut dia, dengan hasil yang diperoleh pada demplot di Kecamatan Nanggulan ini, petani semakin memiliki gambaran nyata bahwa penerapan teknologi budidaya dan pemupukan berimbang merupakan salah satu kunci untuk mencapai hasil panen yang tinggi, efisien, dan berkelanjutan.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.