KabarBaik.co, Blitar – Kondisi kawasan wisata Sumber Udel Kota Blitar yang terlihat kurang terawat mendapat sorotan dari DPRD Kota Blitar. Sambil menunggu program revitalisasi dari Pemerintah Kota Blitar, DPRD mengusulkan agar pengelolaan sementara melibatkan masyarakat sekitar agar aset wisata tersebut tidak semakin terbengkalai.
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi, merasa prihatin melihat kondisi salah satu destinasi wisata legendaris di Kota Blitar tersebut. Menurutnya, kolam dipenuhi lumut, rumput liar tumbuh di sejumlah titik, dan beberapa bangunan tampak tidak terawat.
“Dulu Sumber Udel menjadi salah satu kebanggaan Kota Blitar. Sekarang kondisinya memprihatinkan. Kalau dibiarkan terus, kerusakannya bisa semakin parah,” ujarnya.
Nuhan mengatakan, sembari menunggu proses revitalisasi dimulai, kawasan wisata itu sebaiknya tetap difungsikan dan dirawat. Ia mengusulkan pengelolaan sementara diserahkan kepada masyarakat sekitar dengan pengawasan dari pemerintah daerah.
“Daripada kosong dan tidak terurus, lebih baik dikelola sementara oleh masyarakat sekitar. Pengunjung bisa digratiskan dan petugas dari Disparbud tetap melakukan pengawasan serta pembersihan,” katanya.
Ia menilai konsep gotong royong tersebut dapat menjaga keberlangsungan aset daerah sekaligus mencegah kerusakan yang lebih besar sebelum proyek renovasi dijalankan.
“Yang penting aset ini tetap hidup. Jangan sampai ketika revitalisasi dimulai nanti kondisinya sudah rusak terlalu parah karena lama tidak digunakan,” tambahnya.
Nuhan bahkan menyoroti munculnya sejumlah konten kreator yang menjadikan kawasan Sumber Udel sebagai lokasi pembuatan konten horor. Menurutnya, fenomena itu menunjukkan bahwa kondisi kawasan wisata tersebut memang sudah jauh dari kesan destinasi rekreasi keluarga.
“Sekarang malah ada yang membuat konten horor di sana karena suasananya dianggap menyeramkan. Ini tentu menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Blitar telah merencanakan revitalisasi Sumber Udel sebagai bagian dari penataan sektor pariwisata daerah. Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Rike Rochmawati, sebelumnya menyatakan revitalisasi kawasan kolam renang Sumber Udel akan dilaksanakan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp2 miliar.
Revitalisasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan kenyamanan pengunjung. Namun hingga pertengahan Juni lalu, proses pengerjaan fisik masih belum dimulai. “Kami berharap revitalisasi bisa segera terealisasi sehingga Sumber Udel kembali menjadi destinasi wisata andalan Kota Blitar,” pungkas Nuhan. (*)






