TKM Banyuwangi Masih Kategori Rendah, Pemkab Dorong Penguatan Ekosistem Literasi

oleh -232 Dilihat
IMG 20260615 WA0116 scaled
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banyuwangi, Alfian, saat menghadiri pembukaan gerai Gramedia. (Foto: Muhammad Ikhwan) 

KabarBaik.co, Banyuwangi – Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat Banyuwangi cukup rendah. Saat ini kabupaten berjuluk Sunrise of Java ini berada diperingkat keenam dengan nilai 62,88 dan masuk kategori rendah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banyuwangi, Alfian mengatakan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mendorong penguatan budaya literasi masyarakat sebagai upaya meningkatkan capaian indeks pembangunan daerah.

Menurutnya, peningkatan literasi tidak cukup hanya dengan menyediakan bahan bacaan, tetapi juga membutuhkan ekosistem yang mampu menghadirkan interaksi, diskusi, serta kegiatan yang membuat masyarakat semakin dekat dengan dunia literasi.

“Kalau hanya buku itu monolog. Tetapi kalau ada orang yang bisa memandu dengan kehadiran buku ini, berarti akan ada dialog-dialog yang semakin menghidupkan literasi,” ujar Alfian saat peresmian gerai Gramedia, Senin (15/6).

Menurutnya, ruang-ruang literasi harus mampu menjadi tempat bertemunya berbagai gagasan, khususnya dari kalangan anak muda, pegiat literasi, hingga para ahli. Dengan begitu, aktivitas membaca tidak berhenti pada kebiasaan individu, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial.

Alfian mengatakan, meski TKM masih minor, pada Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Jawa Timur, Banyuwangi masih tergolong bagus. Pada kategori IPLM, Banyuwangi berada di peringkat keempat kabupaten/kota di Jawa Timur dengan nilai 30,52, setelah Kota Surabaya, Kota Madiun, dan Kota Batu.

Alfian menyebut capaian tersebut menjadi modal penting. Kendati demikian, peningkatan literasi tetap membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, perpustakaan, komunitas literasi, dan masyarakat harus bergerak bersama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya membaca.

“Ini tidak bisa berjalan sendiri. Pegiat-pegiat literasi perlu terus dihadirkan. Perpustakaan juga sudah melakukan berbagai upaya melalui kegiatan literasi di perpustakaan, kafe literasi, maupun rumah desa,” katanya.

Salah satu kabarbaiknya adalah hadirnya Gramedia di Banyuwangi. Alfian berharap kehadiran Gramedia Banyuwangi akan mendorong peningkatan literasi di kabupaten ujung timur Pulau Jawa. “Harapan kami kehadiran Gramedia Banyuwangi akan bisa meningkatkan literasi dan kegemaran membaca masyarakat Banyuwangi,” ujarnya. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Ikhwan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.