KabarBaik.co, Blitar – Rencana ND mengirim 9 ton tebu ke Pabrik Gula (PG) Mojopanggung, Tulungagung, gagal setelah truk pengangkutnya raib digondol pencuri di Brubuh, Desa Mbendil, Sutojayan, Minggu (5/7) dini hari. Hingga kini, Satreskrim Polres Blitar masih memburu pelaku.
Truk itu biasa dibawa oleh ND, 29, warga Dusun Krajan, Desa Ngadipuro, Wonotirto. Sebelum kejadian, korban memarkir truk Mitsubishi yang mengangkut sekitar 9 ton tebu di samping gudang keramik Kelang Makmur karena hendak beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke pabrik gula.
Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saeful Muheni membenarkan laporan tersebut. Menurut dia, kasus pencurian kendaraan niaga itu masih dalam tahap penyelidikan.
“Memang benar adanya kejadian itu. Saat ini masih dalam proses penyelidikan petugas kami,” ujarnya, Selasa (7/7).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban memarkir truk sekitar pukul 18.20 WIB pada Sabtu (4/7). Setelah dijemput istrinya untuk pulang, korban berniat kembali ke lokasi parkir pada Minggu sekitar pukul 04.00 WIB guna melanjutkan perjalanan mengirim tebu ke PG Mojopanggung. Namun saat tiba di lokasi, truk beserta seluruh muatannya sudah tidak ada.
Korban sempat mencari informasi kepada warga sekitar dan penjaga gudang keramik. Beberapa saksi mengaku sempat mendengar suara mesin truk menyala sekitar pukul 02.00 WIB sebelum akhirnya kendaraan tersebut hilang.
Saeful mengatakan, laporan korban langsung ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi.
“Kasus pencurian kendaraan niaga tersebut telah ditangani langsung oleh jajaran Satreskrim Polres Blitar,” katanya. (*)






