KabarBaik.co, Jakarta – Hampir dua pekan bergulirnya Piala Dunia 2026, peta persaingan mulai mengeras. Beberapa raksasa sudah mengunci tiket ke babak 32 besar, sejumlah tim kecewa harus pulang lebih awal, sementara puluhan lainnya masih terus berjuang memeras keringat berebut slot tersisa di fase gugur.
Di tengah pertarungan tersebut, wakil Asia (AFC) kemungkinan hanya menyisakan tiga tim yang paling realistis untuk dapat terus melaju.
Turnamen dengan format baru, 48 tim terbagi dalam 12 grup berisi 4 tim, memberi nuansa dramatis. Dua tim teratas setiap grup lolos otomatis, ditambah delapan tim peringkat ketiga terbaik secara keseluruhan. Hingga Rabu pagi WIB, 24 Juni 2026, setelah matchday kedua di banyak grup, kontur klasemen mulai terbentuk jelas.
Tim yang Sudah Aman dan yang Kandas
Tuan rumah Meksiko, Amerika Serikat, dan Jerman termasuk yang paling cepat mengunci lolos dengan 6 poin sempurna. Argentina, Prancis, dan Norwegia juga tampil dominan di grup masing-masing.
Sebaliknya, beberapa tim sudah tersingkir dini. Yakni, Haiti, Tunisia, Turki, Yordania, Panama, dan Uzbekistan menjadi korban paling cepat. Beberapa favorit seperti Belgia, Kroasia, dan Uruguay masih harus bekerja keras di laga terakhir agar tidak jatuh ke posisi rawan.
Dari total 8 wakil Asia yang tampil di Piala Dunia 2026 (rekor tertinggi untuk benua ini), hanya Korea Selatan (Grup A, runner-up dengan 3 poin), Australia (Grup D, runner-up kuat), dan Jepang (Grup F, kompetitif dengan hasil imbang melawan Belanda) yang diprediksi lolos ke 32 besar. Ketiganya menunjukkan performa solid meski masih ada laga krusial hari ini dan besok.
Sementara itu, Iran (Grup G) masih berjuang di posisi tengah dan berpeluang lolos via jalur best third-placed, tapi persaingan sangat ketat. Sementara Qatar, Arab Saudi, Irak, dan Uzbekstan sudah nyaris tanpa harapan.
Performa Asia di awal sempat mencuri perhatian dengan banyak hasil imbang melawan tim Eropa dan Amerika Latin. Sayangnya, realitas fase grup menunjukkan hanya tim-tim dengan kedalaman skuad dan efisiensi gol yang paling mungkin bertahan.
Dominasi Benua di 32 Besar
Dari 32 tim yang diprediksi lolos, peta kekuatan antar benua terlihat jelas. Eropa (UEFA), 14–16 tim. Mendominasi dengan kekuatan skuad. Jerman, Swiss, Belanda, Belgia, Spanyol, Prancis, Norwegia, Austria, Portugal, Inggris, dan beberapa nama kuat lainnya (termasuk Swedia atau Kroasia via best third) hampir pasti melaju.
Amerika Latin dan Amerika Utara, 8–10 tim. Brasil, Argentina, Uruguay, Kolombia (Amerika Latin) plus tuan rumah Mexico, Amerika Serikat, dan Kanada mendominasi berkat performa dan dukungan suporter.
Afrika (CAF), 4–6 tim. Maroko, Pantai Gading, Mesir, Ghana, serta kemungkinan Aljazair atau Cape Verde via best third menunjukkan perlawanan solid.
Total 24 tim dari top 2 grup dan 8 best third (seperti Swedia, Skotlandia, Paraguay, Cape Verde, dan kemungkinan Belgia atau Kroasia) akan melengkapi daftar 32 besar. Laga hari ini seperti Swiss vs Kanada, Skotlandia vs Brasil, dan Korea Selatan vs Afrika Selatan akan sangat menentukan perebutan kursi.
Prediksi ini memiliki margin of error sekitar 15 %, terutama pada perebutan runner-up dan delapan tim peringkat ketiga terbaik yang masih sangat dinamis. Tim yang sudah mengunci lolos hampir pasti (margin error <5%), tetapi hasil laga sisa hari ini dan besok bisa mengubah 4-8 nama dalam daftar akhir.
Piala Dunia 2026 diwarnai sejumlah kejutan. Wakil Asia yang lolos hanya tiga terlihat minim dibanding dominasi Eropa dan Amerika, tapi di babak gugur segalanya mungkin berubah. Siapa yang akan jadi kejutan berikutnya?
Prediksi 32 Negara Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026 (per Rabu pagi WIB 24 Juni 2026):
Daftar 24 Tim Juara Grup dan Runner-up
- Meksico
- Korea Selatan
- Kanada
- Swiss
- Brasil
- Maroko
- Amerika Serikat
- Australia
- Jerman
- Pantai Gading
- Belanda
- Jepang
- Mesir
- Belgia
- Spanyol
- Uruguay
- Prancis
- Norwegia
- Argentina
- Austria
- Portugal
- Kolombia
- Inggris
- Ghana
Delapan tim peringkat ketiga terbaik (Best Third):
- Swedia
- Skotlandia
- Paraguay
- Cape Verde
- Kroasia
- Aljazair
- Iran
- Ekuador






