Bupati Banyuwangi Perintahkan Stakeholder Kesehatan Perkuat Kolaborasi di Tengah Keterbatasan Fiskal

oleh -240 Dilihat
IMG 20260702 WA0036
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat memberi sambutan dalam rakor kesehatan di wilayah setempat. (Foto: Muhammad Ikhwan) 

KabarBaik.co, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak seluruh pemangku kepentingan di sektor kesehatan memperkuat kolaborasi untuk menjaga kualitas pelayanan kesehatan di tengah keterbatasan kapasitas fiskal pemerintah.

Menurut Ipuk, sinergi seluruh stakeholder diperlukan agar program prioritas kesehatan daerah tetap berjalan optimal dan mampu menjawab persoalan kesehatan yang paling mendesak di Banyuwangi.

“Saya sudah bertemu dengan stakeholder daerah. Saya minta untuk saling memperkuat konsolidasi dan kolaborasi untuk memastikan semua sumber daya yang ada fokus pada problem kesehatan yang paling penting dan paling mendesak,” kata Ipuk, Kamis (2/7).

Ipuk mengatakan, keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah pusat maupun daerah harus direspons dengan kerja sama lintas sektor. Di sisi lain, masyarakat tetap membutuhkan layanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan mudah diakses.

“Maka kita semua harus saling kolaborasi, saling terhubung untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ipuk mengumpulkan ratusan stakeholder kesehatan, mulai dari kepala puskesmas, direktur rumah sakit pemerintah dan swasta, pimpinan klinik, perguruan tinggi kesehatan, organisasi profesi, hingga BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Ia menegaskan, fokus program kesehatan Banyuwangi saat ini meliputi peningkatan kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit tidak menular, penanggulangan tuberkulosis dan HIV, penguatan layanan kesehatan primer, kesehatan jiwa remaja, serta perlindungan kelompok rentan.

Ipuk juga meminta rumah sakit memperkuat komitmen zero penolakan pasien gawat darurat dan membangun sistem rujukan yang lebih terintegrasi dengan puskesmas agar pelayanan kepada pasien berlangsung cepat dan efisien.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Banyuwangi Suyanto Waspotondo mengatakan dukungan seluruh stakeholder kesehatan menjadi kunci keberhasilan program prioritas daerah.

“Pemkab berharap tahun 2026 menjadi tahun konsolidasi pelayanan kesehatan Banyuwangi, ketika kita bekerja lebih fokus, lebih efisien, dan lebih kolaboratif,” kata Suyanto. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Ikhwan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.