Cabuli Bocah Laki-laki di Toilet Masjid Agung Gresik, Penjual Pentol Diringkus Polisi

oleh -1808 Dilihat
AR, tersangka pencabulan anak di bawah umur di Masjid Agung Gresik.
AR, tersangka pencabulan anak di bawah umur di Masjid Agung Gresik.

KabarBaik.co, Gresik – AR, 45, seorang penjual pentol di Kecamatan Kebomas, Gresik hanya tertunduk lesu di hadapan penyidik kepolisian. Ia diringkus Satreskrim Polres Gresik usai diduga mencabuli bocah laki-laki di toilet Masjid Agung Gresik.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, pencabulan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB pada Jumat (3/4) kemarin.

Awalnya, korban bocah laki-laki yang masih berusia 13 tahun baru selesai mengaji di pondok dan bertemu dengan AR. Selanjutnya, tersangka mengajak korban untuk ngopi dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio W-5541-FG.

“Sesampainya di sekitaran Masjid Agung Gresik, pelaku mengaku ingin buang air besar terlebih dahulu dan meminta korban untuk ikut menemani,” terang AKP Arya Widjaya, Minggu (5/4).

Saat keduanya memasuki area masjid, ada seorang saksi D yang mengetahuinya. Sesampainya di toilet laki-laki, korban diajak masuk ke mamar mandi dan tersangka menutup pintunya. AR membekap mulut korban dan terjadilah pencabulan.

“Aksi itu diketahui oleh saksi D yang curiga dan mengintip dari lubang angin di atas pintu kamar mandi. Saksi kemudian melapor ke warga sekitar,” tandasnya.

Mendapat laporan D, warga langsung menggerebek aksi bejat tukang pentol terhadap remaja laki-laki tersebut. Tersangka AR langsung dibawa ke Polres Gresik guna diproses hukum.

“Tersangka sudah diamankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.