Gelontor Anggaran Rp 7,5 Miliar, Wujud Komitmen Pemkab Lamongan Dukung Gerakan 7 KAIH dan Wajar 13 Tahun

oleh -62 Dilihat
IMG 6813 scaled
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan sambutan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan dukung realisasi gerakan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) dan wajib belajar (Wajar) 13 tahun.

Keduanya memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Pondasi karakter tidak hanya diterapkan kepada anak, orang tua juga akan menjadi figur dalam mengimplentasikan tujuh KAIH.

Dukungan Pemkab Lamongan dalam hal ini diwujudkan melalui program prioritas pendidikan terintegrasi dan gratis (Perintis). Beasiswa ini tidak hanya membantu keluarga kurang mampu agar bisa mengenyam bangku sekolah, melainkan juga meratakan pendidikan untuk generasi di Kota Soto.

Tahun 2025, anggaran yang digelontorkan untuk Beasiswa Perintis adalah Rp 7,5 miliar. Jumlah yang mengalami kenaikan dari anggaran tahun sebelumnya, yakni Rp 6,3 miliar.

Adapun program wisuda tahfidz untuk seluruh pelajar di Lamongan. Dengan tujuan membentuk soft power sumber daya manusia dari aspek religi.

“Pemerintah hadir dan bersungguh-sungguh dalam keberhasilan realisasi gerakan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) dan wajib belajar (Wajar) tiga belas tahun,” tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka seminar parenting ayah bunda dalam rangka penguatan gerakan 7 KAIH dan Wajar 13 tahun, Rabu (24/9) di Pendopo Lokatantra.

Dijelaskan oleh Ketua Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Anis Kartika Yuhronur Efendi bahwa tahun ini fokus forum PAUD Lamongan adalah sosialisasi gerakan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) dan wajib belajar (Wajar) tiga belas tahun.

Gerakan tujuh KAIH yang mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat, akan membiasakan anak menerapkan nilai positif, mencakup aspek kedisiplinan, tanggung jawab, hingga semangat belajar.

Sedangkan wajib belajar, akan menjamin akses pendidikan merata dan berkualitas bagi anak Indonesia.

Seminar pagi ini dihadiri oleh Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD Desa/Kelurahan, orang tua yang memiliki anak PAUD (perwakilan masing-masing kecamatan). Hadir pula narasumber yang mengisi seminar adalah Praktisi PAUD dari Jawa Timur Hermato.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.