Karyawan Gerai Minuman di Malang Dikeroyok saat Dimintai Klarifikasi Uang Hilang

oleh -305 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 26 at 4.22.57 PM
Saat polisi tangani keributan di gerai minuman (foto: istimewa)

KabarBaik.co, Malang – Polresta Malang Kota menangani kasus dugaan penganiayaan terhadap sejumlah karyawan sebuah gerai minuman di kawasan ruko Jalan Raya Mulyorejo, Sukun, Kota Malang. Dalam penanganan perkara ini, polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku dan masih mendalami keterlibatan pihak lain.

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin mengatakan kasus tersebut saat ini ditangani oleh Polsek Sukun. Sejumlah langkah penyelidikan telah dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan korban dan saksi-saksi, hingga mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan.

“Kami masih mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dalam dugaan penganiayaan tersebut, termasuk motif serta kronologi lengkap peristiwa yang terjadi di lokasi kejadian,” ujar Lukman, Jumat (26/6).

Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, peristiwa bermula pada Rabu (24/6) sekitar pukul 22.00 WIB. Empat karyawan, yakni B, D, NA, dan M, memenuhi panggilan supervisor (SPV) terkait dugaan hilangnya uang hasil penjualan di gerai Nescafe Parangargo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Saat berada di lokasi, keempatnya dimintai klarifikasi mengenai dugaan kehilangan uang tersebut. Dalam proses itu, B dan D mengaku mengalami pemukulan oleh beberapa pegawai yang meminta mereka mengakui tuduhan pencurian.

Tak hanya itu, tiga telepon genggam milik B, D, dan NA juga disebut disita oleh supervisor berinisial K. Setelah itu, keempat karyawan tersebut diminta pulang dan diperintahkan kembali ke lokasi pada keesokan harinya.

Namun, pada Kamis (25/6) sekitar pukul 00.30 WIB, B bersama tujuh anggota keluarganya mendatangi lokasi untuk meminta pertanggungjawaban atas dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi telah mengamankan salah seorang terduga pelaku. Meski demikian, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah pihak guna memastikan peran masing-masing serta mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut.

Polisi juga mengimbau seluruh pihak yang terkait agar bersikap kooperatif selama proses penyelidikan berlangsung. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Sukun. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.