Komplotan Pembobol Rumah Lintas Provinsi Digulung Polres Gresik, Nyaru Petugas PLN hingga Gasak Rp 300 Juta

oleh -247 Dilihat
Kedua tersangka terekam CCTV sebelum membobol rumah. (Foto: Ist)
Kedua tersangka terekam CCTV sebelum membobol rumah. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Komplotan pembobol rumah lintas provinsi berhasil diringkus Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik. Dua tersangka berinisial MY, 52, dan HR, 50, asal Makassar dikeler ke kantor polisi.

Ungkap kasus ini bermula dari laporan pembobolan rumah di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sidokumpul, Kabupaten Gresik. Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menyebut, korban berinisial AM, 66.

“Saat itu korban baru saja mengantar suaminya pergi salat dan ketika kembali ke rumah, korban menemukan bekas jejak kaki di dalam rumah,” tandasnya, Kamis (2/7).

Korban pun syok ketika menyimpan cincin ke dalam loker di kamar. “AM mendapati loker sudah dalam keadaan terbuka dan seluruh isi di dalamnya telah raib,” imbuhnya.

Arya menambahkan akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 300 juta. Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gresik Kota.

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik memperoleh informasi keberadaan para pelaku di Bali.

“Polisi kemudian bergerak melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkap keduanya di kawasan Jalan Tegal Wangi, Kuta, Kabupaten Badung, Bali,” tukas lulusan Akpol 2015 tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Arya, kedua tersangka mengaku menjalankan aksinya dengan menyamar sebagai petugas PLN untuk mengelabui korban.

Dalam beberapa kesempatan, mereka juga berpura-pura menjadi petugas pemasangan maupun perbaikan jaringan WiFi agar dapat masuk ke rumah korban.

“Jadi ada beberapa TKP, biasanya menyamar menjadi petugas dari perusahaan-perusahaan tertentu dengan memakai seragam lengkap untuk melalukan perbaikan,” lanjut Arya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit telepon genggam, dua kemeja biru yang digunakan saat beraksi, topi hitam, jaket hitam, jaket abu-abu, celana, serta dua pasang sepatu.

Pihaknya masih mengembangkan kasus ini karena diduga kedua tersangka telah melakukan aksi serupa di sejumlah daerah lain. Antara lain Gunungkidul, Klaten, Mojokerto, hingga Bandung,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.