KabarBaik.co, Blitar – Pembangunan jembatan di Jalan CR Sukandar Kota Blitar resmi dimulai hari ini (22/6). Proyek jembatan yang menghubungkan Kelurahan Sananwetan dan Kelurahan Karangtengah ini diawali dengan pengeboran tiang pancang secara simbolis.
Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menargetkan proyek ini selesai dalam waktu dua bulan. Jembatan sepanjang 12 meter ini merupakan akses penting bagi masyarakat. Termasuk untuk siswa karena terdapat sekolah di Jalan CR Soekandar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar, Erna Santi, menyatakan bahwa proyek ini dikerjakan melalui kolaborasi antara Pemkot Blitar dan TNI dari Kodim 0808/Blitar.
Langkah ini diambil karena kerusakan di lokasi tidak hanya pada struktur jembatan, melainkan juga pada area sekitarnya. “Kerusakan di lokasi cukup kompleks. Selain jembatan, ada talut yang longsor dan penyempitan aliran sungai akibat rimbunnya rumpun bambu. Karena itu, kami bagi tugas dengan TNI,” kata Erna.
Disinggung soal besaran anggaran, Erna menjelaskan bahwa ada pembagian porsi agar tidak tumpang tindih. Pemkot Blitar sebelumnya telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan tersebut. Namun, karena struktur utama jembatan kini dikerjakan TNI, anggaran dari Pemkot akan dialihkan untuk membiayai pekerjaan penunjang di luar struktur utama.
Pemkot Blitar berharap proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala cuaca. Jika memungkinkan, waktu pengerjaan akan dipercepat dari target semula. “Pekerjaan dimulai hari ini. Targetnya dua bulan, tetapi kami upayakan bisa lebih cepat agar aktivitas masyarakat kembali normal,” pungkasnya. (*)






