KabarBaik.co, Sidoarjo – Pemuda asal Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, yang sempat viral di media sosial akibat aksi tak senonohnya dengan guling saat menunggu pesanan makanan dari layanan GoFood, kini menjalani pemeriksaan kesehatan awal.
Pemuda berusia 18 tahun tersebut menjadi sorotan publik setelah terekam melakukan tindakan tidak pantas di teras rumahnya tanpa mengenakan pakaian. Peristiwa itu terjadi saat seorang pengemudi ojek online mengantarkan pesanan makanan ke rumahnya.
Informasi yang dihimpun, aksi serupa diduga bukan kali pertama dilakukan. Warga menyebut remaja tersebut telah melakukan perbuatan yang sama sebanyak dua kali. Namun, kejadian terakhir yang terekam dan beredar luas di media sosial membuat kasus tersebut menjadi perhatian masyarakat.
Kapolsek Buduran Kompol Sugeng Sulistyono menjelaskan, pihaknya bersama perangkat desa telah melakukan pendampingan terhadap remaja tersebut usai video yang menampilkan aksinya viral di media sosial.
“Kemarin remaja berusia 18 tahun tersebut telah diperiksa di puskesmas untuk pemeriksaan awal dan didampingi oleh Bhabinkamtibmas Dukuh Tengah,” ujar Kompol Sugeng Sulistyono saat dikonfirmasi KabarBaik.co, Sabtu (18/7).
Menurut Sugeng, sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan, pihak keluarga bersama remaja yang bersangkutan sempat dipanggil ke Balai Desa Dukuh Tengah. Dalam pertemuan tersebut, unsur pemerintah desa dan kepolisian memberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Remaja yang baru lulus SMA dan berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi itu kemudian menjalani pemeriksaan awal di fasilitas kesehatan setempat.
Hasil pemeriksaan awal tersebut tidak disampaikan kepada pihak kepolisian. Namun, petugas kesehatan menyarankan agar yang bersangkutan menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit guna mengetahui kondisi yang lebih pasti.
“Untuk hasil pemeriksaan saya tidak tahu, namun remaja tersebut disarankan untuk periksa lebih lanjut ke rumah sakit supaya mengetahui lebih pasti,” tutupnya.
Pihak kepolisian berharap keluarga terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar kejadian yang sempat menghebohkan warga tersebut tidak kembali terulang di kemudian hari.(*)






