Pengusiran Paksa Rumah Nenek Elina di Surabaya, Polda Jatim Periksa 6 Saksi

oleh -29 Dilihat
2fe95e54 f378 442e b203 c8459a7b8485
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast

KabarBaik.co – Kasus dugaan pengusiran paksa dan perobohan rumah warisan milik almarhumah Elisa Irawati di kawasan Dukuh Kuwukan, Lontar, Sambikerep, Surabaya, kini telah ditangani aparat kepolisian.

Rumah tersebut diketahui merupakan aset warisan Elisa Irawati yang semasa hidup membeli dan menempati rumah tersebut sejak 2011. Setelah Elisa meninggal dunia pada 2017, rumah ditempati oleh salah satu ahli waris, Elina Widjajanti, bersama anggota keluarga lainnya.

Peristiwa pengusiran paksa terjadi pada 6 Agustus 2025. Sekelompok orang yang dipimpin Samuel dan Yasin bersama puluhan orang diduga memaksa masuk rumah, mengusir para penghuni, serta melakukan kekerasan fisik terhadap Elina yang telah lanjut usia. Sejumlah barang berharga dan dokumen penting juga dilaporkan diangkut tanpa izin.

Tak lama berselang, bangunan rumah tersebut diratakan menggunakan alat berat tanpa adanya putusan atau eksekusi pengadilan. Padahal, berdasarkan keterangan pihak Kelurahan Lontar, status tanah hingga kini masih tercatat atas nama Elisa Irawati.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast membenarkan bahwa laporan tersebut telah ditindaklanjuti oleh kepolisian.

“Iya sudah ditindak lanjuti dan sudah diproses penyelidikan. Sejauh ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 6 orang saksi,” ungkapnya saat dikonfirmasi Sabtu (27/12).

Kasus ini masih terus didalami oleh penyidik guna mengungkap dugaan pengusiran paksa, penguasaan lahan, serta perusakan bangunan tanpa dasar hukum yang sah.

Perkembangan penanganan perkara ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi para ahli waris. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.