KabarBaik.co, Surabaya – Pengurus DPC PKB Surabaya kembali merapat ke Kantor PCNU Surabaya setelah vakum selama kurang lebih satu dekade. Kunjungan silaturahmi ini berlangsung pada Senin (13/7) malam, dipimpin langsung oleh Ketua DPC PKB Surabaya M. Faridz Afif.
Rombongan diterima secara hangat oleh Rais Syuriah PCNU Surabaya KH. Dzul Hilmi dan Ketua PCNU Surabaya H. Masduki Toha.
Dalam sambutannya, Masduki Toha menyambut baik kehadiran PKB yang dinilainya bukan pihak asing, melainkan saudara lama yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama.
“Ibaratnya konco lawas. PKB bukan orang asing bagi NU,” ujarnya.
Ia pun mengakui bahwa sejak tahun 2017, pengurus DPC PKB Surabaya belum pernah lagi datang bersilaturahmi ke kantor PCNU. “Saya tidak tahu ada problem apa sebelumnya,” tambahnya.
Masduki berharap momen ini menjadi titik balik menyamakan frekuensi dan persepsi, mengingat Surabaya berpenduduk sekitar 3 juta jiwa, di mana 80 persennya beragama Muslim dan sekitar 65–70 persen di antaranya adalah warga Nahdliyin.
“Kami titipkan aspirasi umat ini kepada kader PKB yang duduk di legislatif. Masalah masa lalu kita buang jauh-jauh, ini murni bentuk khidmah kepada NU,” pesannya.
Pihak PCNU pun menyampaikan terima kasih atas inisiatif PKB menjalin komunikasi kembali.
“Apapun yang sudah terjadi, kita tetap satu keluarga besar NU. Kami di sini punya umat, kalian di legislatif punya program dan anggaran,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Surabaya M. Faridz Afif menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penerimaan kembali dari keluarga besar NU. Ia mengakui secara kelembagaan kunjungan ini baru dilakukan sejak 2017, namun hubungan personal antar kader tetap terjalin dengan baik.
“Insyaallah ke depan kami siap berkhidmah kembali. Saya sendiri bukan orang asing di sini, kecil di lingkungan NU, pernah menjadi Ketua IPNU dan juga Ansor Surabaya. Jadi NU-nya tak diragukan, 24 karat,” tegas Afif.
Ia pun berjanji kader PKB di DPRD Surabaya siap menjadi perpanjangan tangan aspirasi PCNU.
“Ke depannya, jika para kiai di PCNU membutuhkan bantuan, tak perlu sungkan. Tinggal bilang, kami siap bergerak,” pungkasnya. (*)






