KabarBaik.co, Nganjuk — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk secara resmi meluncurkan nomor panggilan darurat Call Center 112 pada Rabu (22/7).
Kehadiran layanan terpadu ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat mengakses bantuan cepat saat berada dalam situasi krisis.
“Kedaruratan di bidang apa? Mungkin ada kecelakaan, kebakaran, butuh mendesak seperti ambulans terus kemudian bencana-bencana. Yang sifatnya kedaruratan, silakan di Nganjuk call 112 ya. Nanti akan dilayani dengan baik,” kata Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.
Kang Marhaen sapaan akrab sang bupati menjelaskan bahwa empat layanan prioritas yang dijangkau oleh sistem ini mencakup kecelakaan, kebakaran, penanganan bencana, serta kondisi darurat medis lainnya.
Agar penanganan di lapangan berjalan optimal, call center ini dirancang terintegrasi penuh dengan berbagai instansi penyedia layanan publik di Kabupaten Nganjuk.
“Karena layanan panggilan darurat ini tidak hanya sekadar kita bicara dengan Kominfo saja, 112 saja, tapi juga connecting dengan yang lain. Maka semuanya harus dipastikan ada,” ujar Kang Marhaen menegaskan.
Sementara itu, Pendamping Layanan Darurat 112 Kabupaten Nganjuk, Wahyu Prastiyo, memaparkan teknis operasional call center berbasis Base Transceiver Station (BTS) ini.
Warga cukup menekan nomor 112 dari ponsel masing-masing tanpa perlu menyertakan kode area. Layanan ini beroperasi penuh selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis tanpa menyedot pulsa.
“Jadi, enggak ke Jakarta, langsung diterima oleh teman-teman operator yang ada di Diskominfo Nganjuk. Jadi, begitu masyarakat tekan 112 tanpa kode area, langsung masuk ke 112 Kabupaten Nganjuk,” ungkap Wahyu.
Hadirnya layanan Call Center 112 ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk untuk memperoleh pertolongan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi saat menghadapi kondisi darurat.






