KabarBaik.co – Tim Patroli Perintis Presisi Polresta Banyuwangi menangani tiga kejadian menonjol pada Minggu (30/11) dini hari. Petugas membubarkan aktivitas balap liar dan mencegah tawuran pemuda di sejumlah lokasi.
Sekitar pukul 02.00 WIB, petugas menerima laporan dari layanan 110 mengenai balap liar di Wonosobo, Kecamatan Srono. Informasi tersebut juga terlihat melalui siaran langsung di media sosial.
Tim yang berada di kawasan Gambiran menuju lokasi dan menemukan sekelompok pemuda yang sedang bersiap maupun menonton balap liar. Kegiatan itu langsung dibubarkan.
Pada pukul 03.00 WIB, tim bergerak ke Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, setelah mendapat laporan potensi tawuran antara pemuda Mangir dan pemuda Pabrikan Rogojampi. Di lokasi, petugas menemukan dua pemuda dari kelompok Pabrikan.
Keduanya dievakuasi untuk menghindari bentrokan dan barang bukti berupa roti kalung besi diamankan. Selanjutnya, kedua pemuda dan barang bukti diserahkan kepada Polsek Rogojampi.
Menjelang pukul 04.00 WIB, petugas kembali mendapati persiapan balap liar di Jalan Raya Dadapan, Kecamatan Kabat. Aktivitas tersebut juga dibubarkan, dan pemuda yang berada di lokasi diberi imbauan agar tidak mengulanginya.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, mengatakan bahwa tindakan cepat dilakukan sesuai prosedur.
“Petugas menindaklanjuti laporan masyarakat dengan cepat dan tetap mengutamakan cara-cara humanis,” ujarnya.
Ia menambahkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan. “Setiap laporan melalui layanan 110 akan kami tangani. Ini bagian dari upaya menjaga ketertiban bersama,” katanya.
Kasat Samapta Polresta Banyuwangi Kompol Basori Alwi, menyatakan bahwa penanganan oleh Tim Perintis Presisi berjalan sesuai standar. “Seluruh langkah di lapangan dilakukan terukur dan sesuai prosedur,” ujarnya.(*)







