Regenerasi Jadi Kunci, NU Siapkan Kader Muda Hadapi Tantangan Zaman

oleh -16 Dilihat
WhatsApp Image 2026 02 15 at 11.20.45 AM
Ketua Panitia Harlah NU Sidoarjo Isa Hasanuddin (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, regenerasi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Kaderisasi dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan estafet perjuangan tetap berjalan, khususnya bagi generasi muda dalam memperkuat Nahdlatul Ulama (NU).

Komitmen terhadap pentingnya regenerasi ini disampaikan Ketua Panitia Harlah NU Sidoarjo, Isa Hasanuddin, usai peringatan satu abad NU yang digelar PCNU Sidoarjo di kawasan tanggul Lapindo. Menurutnya, kaderisasi menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

“Di NU tidak ada kekosongan kader. Semua telah disiapkan melalui proses panjang di berbagai tingkatan organisasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan proses kaderisasi berlangsung secara berjenjang dan terstruktur. Melalui sistem ini, generasi muda dipersiapkan untuk melanjutkan peran ulama dan menjaga nilai-nilai organisasi di masa depan.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Ahmad Hakim Jayli. Ia menekankan bahwa kader NU harus siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai dasar organisasi.

“Tema satu abad NU harus dimaknai sebagai kesiapan kader untuk tampil di level global, menguasai teknologi, dan tetap berpegang pada nilai-nilai ulama,” katanya.

Momentum satu abad NU ini menjadi penegasan bahwa regenerasi melalui kaderisasi merupakan kunci utama dalam menjaga eksistensi organisasi, sekaligus memastikan peran generasi muda tetap menjadi bagian penting dalam melanjutkan perjuangan NU. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.