Sekdaprov Jatim Sayangkan Demo Ricuh Grahadi Rusak Bangunan Sedang Proses Perbaikan Pascakebakaran

oleh -216 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 26 at 8.36.12 PM
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono saat meninjau langsung pengamanan unjuk rasa pasca kericuhan (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Sekda Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menyayangkan terjadinya aksi unjuk rasa yang tidak kondusif dan disertai perusakan di depan Gedung Negara Grahadi pada Jumat (26/6) malam.

Menurut Adhy, kejadian ini sangat disayangkan mengingat saat ini pihaknya sedang gencar melakukan pembangunan dan perbaikan gedung yang beberapa waktu lalu sempat terbakar akibat kerusuhan.

“Sangat disayangkan, di saat kita sedang proses pembangunan sebagian gedung Grahadi yang terbakar beberapa waktu lalu akibat kerusuhan, malam ini terjadi lagi aksi perusakan,” ujar Adhy kepada wartawan.

“Dalam proses menyelesaikan perbaikan gedung yang tahun lalu sudah terbakar, sudah terjadi lagi seperti ini. Sangat disayangkan,” tambahnya.

Adhy menegaskan bahwa meskipun pihak keamanan berhasil menghalau massa dan mengamankan situasi, ia berharap insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

“Tadi keamanan sudah bisa menghalau semua, tapi mohon ini tidak terjadi lagi. Kami juga berusaha untuk menciptakan suasana yang kondusif,” jelasnya.

Adhy menekankan bahwa kerusakan pada bangunan negara merupakan kerugian bagi seluruh masyarakat dan simbol daerah.

“Yang jelas, kalau ada kerusakan bangunan negara seperti ini ya mengakibatkan kerugian bagi warga Jawa Timur. Simbol daerah dirusak kembali. Ini sudah merepotkan dan bagian dari aset daerah yang harus diperbaiki kembali,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.