KabarBaik.co, Mojokerto – Seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) ditemukan tewas mengambang di saluran irigasi kawasan Exit Tol Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Selasa (30/6) pagi.
Korban diketahui bernama Suryadi, 39, warga Dusun Pagerluyung Wetan, Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Minggu malam.
Jasad Suryadi pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 04.30 WIB dalam kondisi mengambang di saluran irigasi. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Gedeg AKP Dimas Adit Sutono mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan mayat sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah menerima laporan, personel Polsek Gedeg bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami menerima laporan sekitar pukul 07.00 WIB. Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban,” kata AKP Dimas, Selasa (30/6).
Usai dievakuasi dari saluran irigasi, jenazah korban dibawa ke RSUD RA Basoeni Gedeg untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan keluarga, Suryadi tidak pulang ke rumah sejak Minggu malam. Selama dua hari terakhir, keluarga telah berupaya mencari korban ke sejumlah lokasi sebelum akhirnya menerima kabar duka.
Suryadi diketahui sehari-hari beraktivitas sebagai supeltas di sekitar kawasan Exit Tol Gedeg, terutama pada malam hari, untuk membantu mengatur arus lalu lintas.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk warga sekitar dan pihak keluarga.
Selain itu, polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari RSUD RA Basoeni untuk memastikan penyebab kematian korban, termasuk ada atau tidaknya unsur kekerasan maupun tindak pidana.






