KabarBaik.co, Lombok Barat – Seorang remaja putri di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, yang sempat meninggalkan rumah akibat persoalan keluarga akhirnya kembali pulang setelah dimediasi personel Polsek Gunungsari.Remaja tersebut diketahui bernama Fauza Andini (21).
Fauza sebelumnya dilaporkan kabur dari rumah tanpa sepengetahuan keluarganya dan sempat membuat pihak keluarga khawatir. Melihat kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari Brigadir Mohamad Nasir turun langsung melakukan pendekatan persuasif dan problem solving guna membantu menyelesaikan persoalan yang terjadi. Kegiatan mediasi berlangsung di Dusun Gertok, Desa Mekarsari, Sabtu (20/6) malam.
Berdasarkan hasil pendalaman, Andini diketahui tinggal bersama ayah kandung dan ibu tirinya setelah ibunya meninggal dunia. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu pemicu ketidaknyamanan yang membuatnya memilih meninggalkan rumah.
Kapolsek Gunungsari, Iptu Ida Bagus Adnyana Putra mengatakan, pihaknya mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi kekeluargaan dalam menangani persoalan tersebut. “Kami mengutamakan pendekatan humanis agar setiap persoalan sosial di masyarakat bisa diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan dampak lanjutan,” ujarnya.
Melalui komunikasi intensif dan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas, Andini akhirnya bersedia kembali ke rumah. Polisi kemudian mempertemukan Andini dengan ayah kandung dan ibu tirinya untuk mencari solusi bersama atas permasalahan yang dihadapi.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka, saling memahami, serta menjaga keharmonisan dalam keluarga demi kebaikan bersama,” kata Iptu Adnyana.
Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga membantu menyelesaikan persoalan sosial yang berpotensi memengaruhi situasi kamtibmas.
“Dengan semangat Polri untuk Masyarakat, polisi hadir untuk memberikan rasa aman, menyerap informasi, serta membantu mencarikan jalan keluar melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan,” ungkapnya.
Mediasi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menghasilkan kesepakatan bersama untuk memperbaiki pola komunikasi di lingkungan keluarga. Dengan demikian, Andini dapat kembali tinggal bersama keluarganya dan hubungan antaranggota keluarga diharapkan semakin harmonis. (*)






