KabarBaik.co, Banyuwangi – PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera menerapkan teknologi face recognition untuk proses boarding penumpang di Stasiun Banyuwangi Kota. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mempercepat dan mempermudah proses naik kereta tanpa perlu menunjukkan kartu identitas maupun tiket cetak.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, perangkat pendukung face recognition telah disiapkan dan akan dioperasikan setelah peningkatan fasilitas stasiun rampung. “Sudah kami siapkan untuk FR (face recognition)-nya,” kata Cahyo.
Menurut Cahyo, teknologi tersebut memungkinkan penumpang melakukan boarding hanya dengan pemindaian wajah. Setelah registrasi awal menggunakan KTP dan perekaman wajah, data pelanggan akan tersimpan di sistem sehingga tidak perlu lagi menunjukkan identitas saat masuk ke area boarding.
“Mudah, lebih nyaman untuk penumpang mengakses stasiun. Tinggal scan wajah, langsung masuk,” ujarnya. Selain mempercepat proses boarding, sistem tersebut juga lebih ramah lingkungan karena tidak lagi membutuhkan tiket kertas. Proses registrasi dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI.
Cahyo menambahkan, peningkatan fasilitas Stasiun Banyuwangi Kota saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Penyelesaian tinggal dilakukan pada sejumlah pekerjaan akhir, termasuk penguatan teknis di jalur 2, sehingga seluruh fasilitas ditargetkan siap digunakan sebelum masa angkutan Natal dan Tahun Baru. (*)






