Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional, Pangdam Brawijaya Tanam Padi dan Jagung di Gresik

oleh -226 Dilihat

KabarBaik.co – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional ditunjukkan Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral (Mayjen) TNI Rafael Granada Baay.

Minggu (3/3/2024), ia secara simbolis menandai penanaman padi dan jagung di lokasi lahan ketahanan pangan Yonif Mekanis 516/CY seluas 15 hektar (Ha) yang berada di Desa Wedoroanom, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Kodam/V Brawijaya bersinergi dengan Petrokimia dan Pemkab Gresik untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif dengan penanaman padi dan jagung yang merupakan tanaman pangan di lahan milik TNI seluas 15 Ha.

“Pemanfaatan lahan tidur ini merupakan program Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak. Untuk itu jajaran TNI AD agar mengolah lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif,” kata Pangdam V/Brawijaya.

Baca juga:  Pemkab Gresik Kembali Fasilitasi Mudik Gratis untuk Santri

“Ini juga merupakan satu strategi bersama untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan,”lanjutnya.

Sementara itu, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar mengatakan bahwa penanaman padi dan jagung dalam rangka ketahanan pangan digelar serentak di seluruh jajaran se-Jawa Timur.

“Untuk di wilayah Kabupaten Gresik, di area ini Pangdam juga menanam pohon mangga sebanyak 1.111 pohon. Alhamdulillah semua itu telah di laksanakan dengan baik dan tentunya semua ini tidak terlepas dari sinergi kerjasama semua pihak dan Pemkab Gresik yang mana telah di dukung oleh Forkopimda dan PT Petrokimia Gresik,” ungkapnya.

Baca juga:  Kodim 0817/Gresik Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Bawean

Dandim Gresik menamvahkan, jumlah keseluruhan total yang dikelola oleh Batalyon 516/Caraka Yudha sudah 15 Ha. Di mana mulai awal starnya di tahun 2022 seluas 1 Ha.

Yang mana dari 1 Ha tersebut menghasilkan hasil yang menggembirakan dengan hasil panen hampir 7 – 9 ton, di mana di tahun 2023 ditambah 3 – 4 Ha dan sekarang sudah 15 Ha.

“Dengan adanya kegiatan tersebut, menunjukkan dimana TNI bergerak terus berupaya dalam peningkatan ketahanan pangan di wilayah menjadi lebih baik dan maju,” kata Dandim Gresik.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Pemkab Gresik Eko Anindito Putro menuturkan, kegiatan ini adalah berkat sinergitas antara TNI dalam hal ini Kodim 0817/Gresik dan PT Petrokimia Gresik serta pemerintah daerah.

Baca juga:  Kementerian Perindustrian Nobatkan Gresik sebagai Kawasan Industri Terbaik di Indonesia

Untuk itu pihaknya berharap bahwasannya teknologi yang digunakan nantinya bisa sebagai contoh bagi para petani. Karena pada metode ini rata rata diproduksi padi biasanya 6,4 ton tapi di sini bisa 7,8 ton.

“Mudah-mudahan dengan sinergitas yang seperti, memanfaatkan lahan lahan tidur atau lahan lahan yang ada menjadi lahan produktif bisa kita pertahankan maupun ditingkatkan sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Gresik bisa tercapai,” katanya.

“Alhamdulillah di tahun 2023 ini IKP (Index Ketahanan Pangan) Kabupaten Gresik merupakan nomer lima se-Indonesia dan nomer satu se-Jawa Timur,” imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.