Perjuangan Berat Wanita di Jember Melawan Kanker Stadium 4, Pasrah Namun Tetap Penuh Harap

oleh -76 Dilihat
Kunjugan tim Puskesmas saat mengunjungi Bu Lutfiyah. (Foto: Aji)
Kondisi Bu Lutfiyah yang terkulai lemas. (Foto: Aji)

KabarBaik.co, Jember – Perjuangan berat harus dihadapi oleh Ibu Latfiyah, seorang warga Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, Jember. Di tengah kondisinya yang kini berjuang melawan kanker payudara stadium 4, secercah harapan datang melalui program pelayanan kesehatan yang langsung menyentuh masyarakat di rumah.

Pihak keluarga menceritakan bahwa perjalanan medis Ibu Latfiyah sempat mengalami pasang surut. Jauh sebelum kondisinya drop seperti saat ini, ia sempat dibawa ke Rumah Sakit DKT untuk mendapatkan penanganan. Namun, saat itu Ibu Latfiyah menolak untuk menjalani tindakan kemoterapi.

Dulu sempat sudah dibawa ke DKT, tapi Ibu menolak untuk dikemo karena takut. Banyak orang yang bilang kalau dikemo itu akarnya akan dimatikan,” ungkap anak Ibu Latfiyah, Dila, saat ditemui di kediamannya pada Senin (13/7).

Akibat kekhawatiran dan salah informasi yang diterima dari lingkungan sekitar tersebut, penanganan medis sempat tertunda. Kondisi kesehatan Ibu Latfiyah pun perlahan kian menurun hingga akhirnya drop.

Melihat kondisi yang memburuk, pihak keluarga ditemani perangkat desa setempat yang telah proaktif berkunjung hingga dua kali, kembali membawa Ibu Latfiyah ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Saat ini, Ibu Latfiyah diketahui telah menjalani proses kemoterapi yang kedua kalinya dari total tiga kali tindakan yang direncanakan oleh pihak rumah sakit. Mengingat kankernya kini telah didiagnosis memasuki stadium 4, fokus penanganan medis saat ini difokuskan pada pengobatan kemoterapi guna mematikan sel kanker.

“Ibu sudah stadium 4, bukan stadium 1 lagi. Dulu waktu pertama dibawa ke DKT masih stadium 1. Kemungkinan sekarang tidak ada tindakan operasi, fokusnya dikemo,” tambah pihak keluarga dengan nada pasrah namun tetap penuh harap.

Pihak keluarga pun kini berserah diri kepada sang Pencipta demi kesembuhan Ibu Latfiyah. Selain itu, berharap kepada pemerintah agar bisa memberikan fasilitas kesehatan sehingga masyarakat kurang mampu yang sedang sakit parah bisa mendapatkan pelayanan medis yang layak tanpa harus mengkhawatirkan kendala logistik dan transportasi ke rumah sakit.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.