Wanita Tewas Penuh Luka Tusuk di Surabaya, Barang Berharga Korban Tak Ada yang Hilang

oleh -212 Dilihat
Jenazah korban saat dievakuasi (Tangkapan layar)

KabarBaik.co, Surabaya – Seorang wanita ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Putat Jaya Gang Lebar A, Sawahan, Surabaya. Saat ditemukan, kondisi korban sungguh mengenaskan.

Korban yang berinisial SN, 51, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah. Tubuhnya sendiri penuh dengan luka tusukan.

Polisi yang melakukan penyelidikan dan olah TKP mengatakan bahwa tak ada barang berharga milik korban yang hilang. Barang-barang berharga maupun perhiasan yang dikenakan korban saat kejadian masih utuh dan tidak ada yang hilang.

“Untuk perhiasan yang saya lihat di TKP terpantau masih utuh dipakai di tubuh korban. Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar kasus keji ini bisa segera terungkap dalam waktu singkat,” ujar Kapolsek Sawahan Kompol Muljono, Jumat (26/6).

Korban merupakan warga Jarak Kulon, Jogoroto, Jombang. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh kerabat pemilik kontrakan berinisial R bersama dua warga sekitar.

Kapolsek Sawahan Kompol Muljono mengatakan awalnya para saksi melihat adanya genangan darah di dalam kamar melalui celah jendela. Karena merasa curiga dan ketakutan, mereka segera melarikan diri dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pengurus RT/RW setempat, serta menghubungi layanan darurat 110.

“Mendapat laporan tersebut, anggota Reskrim Polsek Sawahan langsung menuju lokasi. Sesampainya di sana, kami tidak bisa langsung masuk atau membongkar pintu, sehingga kami menghubungi Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Muljono..

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh tim forensik, dipastikan bahwa korban merupakan korban pembunuhan. Dari hasil pantauan sementara, ditemukan adanya luka tusukan di sekujur tubuh korban.

“Setelah dilakukan olah TKP oleh rekan Inafis, betul memang terjadi pembunuhan. Kalau sepintas dilihat, betul ada luka tusukan. Namun untuk detail jenis luka dan penyebab kematian pasti, nanti akan dijelaskan melalui hasil otopsi,” tegasnya.

Usai proses olah TKP selesai, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian yang pasti.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman informasi. Mohon doanya semoga kasus ini segera terungkap dan pelakunya bisa segera ditangkap,” pungkas Muljono. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.