KabarBaik.co, Malang – Dani Agung Prasetiyo resmi terpilih dan dilantik sebagai Ketua Karang Taruna Kota Malang dalam Temu Karya Karang Taruna Kota Malang yang digelar di Mini Block Office, Sabtu (18/7). Penetapan dilakukan melalui Sidang Pleno dengan mekanisme satu suara.
Temu Karya mengusung tema “Satu Tekad, Satu Gerak, Bersinergi untuk Kota Malang” dan dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) Karang Taruna Nasional Ahmad Bahtiar Sebayang, Wasekjen Fabian Andrianto Cornelius, Ketua Pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Timur Agus Maimun, Ketua Bidang Organisasi Syarif Hasan, Kepala Dinas Sosial Kota Malang Donny Sandito, serta pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan dan kelurahan.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan Temu Karya merupakan forum musyawarah untuk melahirkan kepemimpinan baru sekaligus menghasilkan gagasan yang mampu memperkuat sinergi antara Karang Taruna dan Pemerintah Kota Malang.
“Musyawarah ini diharapkan menghasilkan pemimpin terbaik. Dinamika organisasi merupakan hal yang wajar, tetapi harus diselesaikan melalui musyawarah mufakat demi kemajuan Kota Malang,” ujar Wahyu.
Ia berharap Karang Taruna tidak hanya berperan sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan. Menurutnya, jaringan Karang Taruna yang tersebar hingga tingkat RT dan RW memiliki peran penting dalam mengawal program RT Berkelas melalui pendampingan dan penyampaian aspirasi masyarakat.
“Kami berharap Karang Taruna mampu memberikan warna dalam pembangunan dengan menghadirkan usulan-usulan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di tingkat bawah,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang OKK Karang Taruna Nasional Ahmad Bahtiar Sebayang mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Malang terhadap pelaksanaan Temu Karya yang dinilai berlangsung dengan baik.
Ia berharap kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi organisasi dan menyusun program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Dinamika organisasi adalah hal yang biasa dalam demokrasi. Yang terpenting roda organisasi tetap berjalan dan Karang Taruna mampu menghadirkan program-program konkret, termasuk membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan,” jelasnya.
Usai resmi dilantik, Dani Agung Prasetiyo menegaskan akan segera melakukan konsolidasi dengan seluruh pengurus Karang Taruna kecamatan untuk memperkuat soliditas organisasi pasca Temu Karya.
Selain itu, ia menyiapkan berbagai program pemberdayaan pemuda melalui pelatihan kewirausahaan, pelatihan barista, public speaking, hingga pembinaan usaha yang akan menyasar anggota Karang Taruna di lima kecamatan.
“Program-program pemberdayaan akan kami ratakan di lima kecamatan. Setelah konsolidasi, kami akan fokus pada pelatihan dan pembinaan agar teman-teman Karang Taruna memiliki keterampilan yang bisa meningkatkan kemandirian ekonomi,” ujarnya, saat ditemui di kediamannya, Minggu (19/7).
Sebagai target awal kepemimpinannya, Dani berkomitmen membangun satu unit usaha di setiap Karang Taruna kecamatan sebagai sumber pemberdayaan ekonomi organisasi. Usaha tersebut dapat berupa warmindo maupun jenis usaha lain yang disesuaikan dengan potensi wilayah.
“Komitmen saya, setiap kecamatan memiliki satu usaha yang dikelola Karang Taruna. Selain itu, kami juga berupaya menghadirkan satu ambulans di setiap kecamatan untuk membantu kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (*)






