Kepala SDN Trosobo I Apresiasi GAMAS, Kehadiran Ayah Tambah Semangat Anak

oleh -55 Dilihat
Peserta didik baru SDN Trosobo I saat MPLS. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)
Peserta didik baru SDN Trosobo I saat MPLS. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS) yang digaungkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo mendapat respons positif dari pihak sekolah. Gerakan tersebut dinilai menjadi langkah untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam mendampingi pendidikan anak.

Hari awal masuk sekolah menjadi momen penting, terutama bagi siswa yang baru beralih dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) menuju Sekolah Dasar (SD). Pendampingan orang tua dinilai dapat membantu anak lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan, guru, hingga teman baru.

Kepala SDN Trosobo I, Eka Ratnawati, menjelaskan kehadiran orang tua, termasuk ayah, pada hari pertama masuk sekolah mampu memberikan dukungan tersendiri bagi anak. Pendampingan tersebut membuat siswa lebih percaya diri dan bersemangat menjalani masa awal sekolah.

“Ini untuk mendampingi langkah awal putra-putri mereka di hari pertama masuk sekolah. Biar anaknya lebih percaya diri, lebih semangat dan lebih senang karena didampingi orang tuanya,” ujarnya Selasa (14/7).

Menurut Eka, selama ini orang tua telah aktif mendampingi anak pada awal masuk sekolah. Namun, ia mengakui pendampingan lebih banyak dilakukan oleh ibu lantaran sebagian ayah memiliki kewajiban pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan.

“Selalu ikut orang tua untuk mendampingi sang anak Cuma ya, kalau sang ayah kerja ya ibunya yang ngantar karena mempunyai tanggung jawab di tempatnya masing masing,” imbuhnya.

Ia menambahkan, proses peralihan dari TK menuju SD membutuhkan waktu adaptasi. Selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung lima hari, sejumlah orang tua bahkan memilih tetap berada di lingkungan sekolah hingga kegiatan anak selesai.

“Kalau di SD kan peralihan dari TK ke SD. Jadi biasanya selama MPLS yang berlangsung lima hari itu ditemani terus. Ibunya biasanya nunggu di depan kelas atau duduk-duduk di halaman sekolah,” jelas Eka.

Pihak sekolah berharap semangat GAMAS dapat mendorong keterlibatan ayah dalam mendampingi pendidikan anak. Tidak hanya pada hari pertama masuk sekolah, dukungan orang tua diharapkan terus diberikan agar anak merasa nyaman dan percaya diri selama mengikuti kegiatan belajar.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.